Jack Ma Ngilang, 'Raja Galon' Ini Orang Terkaya China

Lifestyle - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
04 January 2021 12:17
zhong shanshan (Forbes)

Jakarta, CNBC Indonesia - Majalah asal Amerika Serikat (AS) Forbes 31 Desember lalu merilis daftar orang terkaya di China pada tahun 2020. Hasilnya, pemilik perusahaan air botolan Nongfu Spring, Zhong Shanshan, berhasil menjadi orang terkaya di negara ekonomi kedua terbesar dunia itu mengalahkan CEO Alibaba Group Jack Ma.

Dilansir Forbes, Zhong memiliki kekayaan US$ 78 miliar (Rp 1080 triliun) di "Daftar Miliarder Real-Time Forbes". Hal ini membuatnya menjadi orang terkaya di China, nomor satu di Asia, dan peringkat kedelapan dunia.


Kekayaan Zhong meroket dari bisnis utamanya, Nongfu Spring, yang menguasai sekitar seperempat pasar air kemasan di China. Selain itu kekayaan Zhong juga didapat karena IPO oleh perusahaan farmasi miliknya, Wantai, di Shanghai Stock Exchange.

Sahamnya diperdagangkan pada 195,27 yuan pagi ini, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga IPO 8,75 yuan pada bulan April lalu. Hal ini merupakan bagian dari harapan bahwa perusahaan itu dapat mengembangkan vaksin Covid-19 dengan mitranya GlaxoSmithKline.

Sementara itu kekayaan Jack Ma turun disebabkan oleh penyelidikan anti monopoli yang dilakukan perusahaannya, Alibaba Group. Hal ini adalah kabar buruk terbaru bagi Alibaba yang sampai saat ini sedang berkembang pesat .

Ma memang juga dikenal sering mengkritik pemerintah China mengenai sistem perbankan di negara komunis itu. Setelah secara terang-terangan mengkritik regulator sistem keuangan dan bank-bank pemerintah dalam sebuah diskusi publik pada Oktober 2020 di Shanghai.

Ia menyerukan reformasi sistem keuangan yang "yang menahan inovasi bisnis". Bahkan, menyamakan peraturan perbankan yang diterapkan China saat ini sebagai "klub orang tua".

Pidato itu membuat marah pemerintah China. Kritiknya itu dianggap menyerang otoritas Partai Komunis. Dampaknya adalah tindakan yang keras terhadap bisnis Fintech milik Alibaba, Ant Group.

Saat ini pun Jack Ma juga secara misterius menghilang dari acara reality show televisi di Afrika Selatan bernama 'Den-style Africa's Business Heroes' sebelum final November. Fotonya juga telah dihapus di halaman web sebagai salah satu panelis penjurian acara.

Padahal seminggu sebelumnya, melalui akun twitter pribadinya Jack Ma menyatakan "tidak sabar" untuk bertemu kontestan. Juru bicara Alibaba mengatakan kepada Financial Times, Jack Ma tidak bisa lagi menjadi bagian dari panelis juri "karena jadwal bentrok".

Sejak November lalu hingga ini tidak ada pula aktivitas Jack Ma di Twitter. Biasa secara teratur Jack Ma menyampaikan pikirannya di media sosial microblog itu. Kabar yang beredar disebutkan pemerintah China juga memerintahkan Jack Ma agar tak keluar China selama investigasi dilakukan.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading