Wah Senangnya! CEO Facebook Beri Karyawan Libur Panjang Lho

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
29 October 2020 15:30
Facebook CEO Mark Zuckerberg speaks about

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Facebook Mark Zuckerberg memberikan penghargaan untuk para karyawannya dengan memberikan libur sepanjang minggu perayaan 'Thanksgiving'.

Dalam pesan internal yang dikirim pada Rabu (28/10/2020) malam, Mark menyatakan penghargaan ini diberikan kepada karyawan atas pekerjaan yang mereka lakukan selama munculnya "tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya."

Catatan tersebut mengatakan bahwa semua karyawan di seluruh dunia akan mendapatkan tambahan tiga hari libur, dari hari Senin, 23 November hingga Rabu, 25 November, atau hari lain untuk tim atau wilayah geografis tertentu.


"Idenya di sini adalah memberi sebanyak mungkin orang istirahat. Saya harap Anda dapat memutuskan sambungan dan meluangkan waktu untuk beristirahat dan mengisi ulang tenaga sebelum dorongan terakhir tahun ini," tulis Mark.

Sebelumnya, Facebook sedang menghadapi masalah internal. Semua karyawannya bekerja dari jarak jauh selama masa pandemi virus corona dan Facebook telah melembagakan berbagai kebijakan seputar informasi yang salah dan hal-hal yang bermuatan politik menjelang pemilihan AS pada 3 November mendatang.

Pada Mei dan Juni lalu, segelintir karyawan menjadi kesal setelah Facebook memutuskan untuk tidak menghapus postingan dari Presiden Trump yang mengatakan "ketika penjarahan dimulai, penembakan dimulai" sehubungan dengan protes yang meluas atas pembunuhan polisi terhadap George Floyd, seorang pria kulit hitam tidak bersenjata.

Facebook kemudian membatasi bagaimana dan di mana karyawan dapat mengekspresikan pandangan politik di papan pesan internal mereka.

Belum lama ini, Facebook juga meluncurkan serangkaian kebijakan baru terkait pemilu. Awal pekan ini, Facebook mengizinkan kampanye Trump untuk memasang iklan yang menyiratkan bahwa dia telah memenangkan pemilihan. Padahal hal ini bertentangan langsung dengan aturan Facebook.

Sebelumnya pada Rabu, Mark sempat bersaksi di depan Komite Perdagangan Senat AS untuk membela Bagian 230 dari Undang-Undang Kepatutan Komunikasi, yang melindungi platform online seperti Facebook dari tanggung jawab atas materi posting pengguna mereka dan memungkinkan mereka untuk memoderasi konten tanpa takut akan pembalasan hukum.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading