Sempat 'Hina' Vaksin China, Brasil Impor Coronavac

Lifestyle - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
24 October 2020 10:50
FILE - In this  July 17, 2020, file photo, Brazil's President Jair Bolsonaro who is infected with COVID-19, wears a protective face mask as he flashes thumbs-up at supporters during a Brazilian flag retreat ceremony outside his official residence Alvorada Palace, in Brasilia, Brazil. Bolsonaro announced his illness in July and used it to publicly extol hydroxychloroquine, the unproven malaria drug that he’d been promoting as a treatment for COVID-19 and was taking himself. (AP Photo/Eraldo Peres, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Kesehatan Brasil mengizinkan impor vaksin yang diproduksi China. Padahal sebelumnya Presiden Brasil Jair Bolsonaro sempat mengucapkan China tidak memiliki kredibilitas untuk mengembangkan obat untuk virus corona.

Institut Butantan, pusat penelitian di Sao Paulo yang telah bermitra dengan Sinovac Biotech Ltd, diberikan izin untuk membawa enam juta dosis obat Coronavac yang tidak terdaftar ke negara itu untuk uji coba fase tiga, Badan Pengawasan Kesehatan Brasil atau Anvisa, seperti yang disampaikan sebuah pernyataan Jumat (23/10/2020) waktu setempat, seperti dikutip CNBC Indonesia dari Bloomberg.

Uji coba telah menjadi penyulut pertarungan antara kepemimpinan lokal dan Bolsonaro atas penanganan wabah. Presiden Brazil mengatakan awal pekan ini bahwa pemerintahnya tidak akan membeli obat itu karena "asalnya".


Sementara itu Gubernur Sao Paulo Joao Doria, yang merupakan kritikus Bolsonaro yang setia, mengatakan tidak melanjutkan pengujian Sinovac akan menjadi "kriminal" dan menuduh presiden mempolitisasi vaksin tersebut.

Ketua majelis rendah Rodrigo Maia mempresentasikan front persatuan dengan Doria selama konferensi pers hari Jumat, menyebutnya sebagai "sekutu" dan mengatakan bahwa dia berharap presiden akan mempertimbangkan kembali posisinya.

Brasil merupakan negara Amerika Selatan yang paling parah terkena dampak pandemi covid-19. Tercaat hampir 156.000 kematian dan lebih dari 5.333.000 kasus di neraga tersebut.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading