Duh, Ada Virus Covid Hidup di Kemasan Ikan Laut Beku di China

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
18 October 2020 19:30
A customer takes a picture as robotic arms collect pre-packaged dishes from a cold storage, done according to the diners' orders, at Haidilao's new artificial intelligence hotpot restaurant in Beijing, China, November 14, 2018. Picture taken November 14, 2018. REUTERS/Jason Lee

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas kesehatan China, Chinese Centre for Disease Control and Prevention (CDC), mengonfirmasi adanya deteksi dan isolasi virus corona yang hidup dalam kemasan ikan laut beku impor di kota pelabuhan Qingdao, kota terbesar di Provinsi Shandong, China.

Untuk pertama kalinya di dunia, virus corona ditemukan hidup dari kemasan luar makanan beku, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China itu, dalam sebuah pernyataan, dikutip Minggu (18/10/2020), dilansir Times of India.

Pihak berwenang di Qingdao, melaporkan baru-baru ini telah melakukan tes pada sekitar 11 juta populasinya. Namun tidak ada kelompok kasus baru yang ditemukan setelah tes.


Pada Juli lalu, China juga menghentikan impor udang beku setelah virus mematikan itu ditemukan pada paket dan dinding bagian dalam sebuah kontainer.

CDC mengatakan, pihaknya sudah mendeteksi dan mengisolasi virus yang hidup di kemasan luar makanan beku impor tersebut di Qingdao.

Penemuan itu terjadi selama penyelidikan saat melacak sumber infeksi Covid-19 baru-baru ini yang dilaporkan di kota tersebut. Ini membuktikan bahwa kontak dengan produk kemasan yang terkontaminasi oleh virus corona hidup dapat menyebabkan infeksi Covid-19.

Meski demikian, penemuan tersebut tidak menyebutkan secara pasti paket negara itu diimpor.

Namun, untungnya, CDC mengatakan risiko dalam rantai pasokan makanan dingin (cold-chain) yang beredar di pasar China yang terkontaminasi oleh virus corona baru sangatlah rendah, mengutip hasil uji asam nukleat yang baru-baru ini dilakukan untuk sampel yang diambil dari bisnis tersebut.

Sebanyak 2,98 juta sampel telah diuji di 24 wilayah tingkat provinsi di negara itu hingga 15 September, termasuk 670.000 diambil dari makanan dalam rantai pasokan makanan dingin atau kemasan, 1,24 juta dari staf yang bekerja dan 1,07 juta dari lingkungan sekitar.

CDC mengatakan hanya 22 sampel dari makanan yang bersumber rantai makanan dingin atau kemasan makanan yang dites positif terkena virus.

Sementara itu, Komisi Kesehatan Nasional (National Health Commission/NHC), pada Minggu (18/10), menyatakan ada 13 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi. Namun semuanya datang dari luar. Tidak ada kasus Covid-19 baru yang ditularkan secara lokal.

Dari kasus impor, lima dilaporkan di Shanghai, empat di Guangdong, dua di Shaanxi dan masing-masing satu di Tianjin dan Sichuan.

Terhitung hingga Sabtu, jumlah total kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di China daratan mencapai 85.672 kasus.

Data NHc mencatat, secara keseluruhan 80.786 pasien telah dipulangkan setelah pulih dari corona, sementara jumlah kematian mencapai 4.634 orang.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading