Internasional

Makin Tajir, Anggota BTS Dapat Rp 115 M dari Saham Big Hit

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
11 September 2020 15:34
BTS (Instagram/bts.bighitofficial)

Jakarta, CNBC Indonesia - Masing-masing anggota BTS diperkirakan akan meraup dana US$ 7,7 juta (Rp 115 miliar) sebagai pemegang saham ketika label yang mewakili mereka go public, yang diperkirakan berjalan bulan depan.

Tujuh anggota band masing-masing menerima 68.385 saham biasa yang dilaporkan sebagai hadiah dari CEO Big Hit Entertainment Bang Si-hyuk. Ini berarti mereka masing-masing akan mendapatkan 9,23 miliar won saham (lebih dari US$ 7,7 juta) jika harga IPO sesuai harapan.

Hadiah dari Si-hyuk, yang juga pemegang saham terbesar Big Hit, dimaksudkan untuk memperkuat kemitraan jangka panjang dengan artis-artis besarnya dan meningkatkan moral.


"Ini adalah pengingat betapa industri musik telah berubah dengan munculnya streaming dan media sosial, yang memungkinkan artis untuk mengontrol lebih banyak pendapatan mereka sendiri. Namun, jenis kesepakatan ini masih belum pernah terjadi sebelumnya," kata Jeff Peretz, seorang profesor di New York University dan pakar hak cipta musik, seperti dikutip dari NBC News, Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, ini merupakan langkah yang unik dan belum terlihat pada industri lain seperti film, olahraga pro, atau esports profesional.

"Ini mungkin masa depan tapi biasanya sebaliknya, di mana artis akan membuat label mereka sendiri yang mereka miliki dan kemudian mencoba membuat artis lain untuk bergabung dengannya," kata Peretz.

Dia mencatat itu adalah langkah cerdas dari pihak Big Hit, terutama karena BTS telah mencapai popularitas internasional. Baru minggu lalu juga BTS menduduki tempat nomor pertama di tangga musik Billboard AS.

BTS juga merupakan penghasil uang besar untuk Big Hit, yang berkontribusi atas lebih dari 87 persen pendapatannya pada paruh pertama tahun 2020 dan lebih dari 97 persen pada paruh pertama tahun 2019.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading