Internasional

Heboh, Israel Ubah Masjid Bersejarah Jadi Bar

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
17 July 2020 11:47
A Muslim woman wears gloves prays in east Jerusalem's Mount of Olives, overlooking the Dome of the Rock and al-Aqsa mosque compound, which remains shut to prevent the spread of coronavirus during the holy month of Ramadan, Friday, May 1, 2020. (AP Photo/Ariel Schalit)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah kabar menghebohkan datang dari Israel. Ternyata, Israel mengubah bangunan bersejarah Masjid Al Amar menjadi sebuah bar atau aula pesta pernikahan sejak 2019 lalu.

Masjid Al Amar ini merupakan salah satu bangunan bersejarah Palestina dari abad ke-13 yang berada di Safed. Masjid itu berada di kewenangan otoritas Israel sejak 1948.



Surat kabar Al-Quds-Al-Arabi mengatakan bangunan ini awalnya diubah menjadi sekolah. Kemudian menjadi pusat kampanye pemilu partai.

Sebelum menjadi bar, masjid ini juga sempat digunakan sebagai gudang pakaian. Gulf News sempat melaporkan bahwa masjid ini diubah menjadi bar dan aula pesta pernikahan oleh perusahaan yang berafiliasi dengan pemerintah Israel.


Menurut sejarawan setempat, Dr. Mustafa Abbasi masjid Al-Ahmar dibangun pada tahun 1276. Masjid ini memiliki nilai historis dan arsitektur yang langka.

"Masjid ini digunakan untuk berbagai hal, tetapi bukan sebagai ruang sholat bagi umat Islam," kata Dr. Abbasi.

Safed merupakan daerah yang pernah dihuni oleh 12 ribu warga Palestina yang kemudian diusir dari rumah mereka oleh pemerintah Israel pada 1948.

Pemberitaan soal perubahan masjid menjadi bukan tempat ibadah ini, kembali menyeruak setelah Hagia Sophia kembali menjadi masjid. Hagia Sophia adalah bangunan bersejarah yang menjadi simbol di Istambul Turki.

Pekan lalu, Presiden Turki Erdogan mengumumkan hal ini setelah pengadilan tinggi memutuskan konversinya pada 1938 menjadi museum adalah ilegal. Erdogan melakukan ini dengan mengesampingkan peringatan internasional untuk tidak mengubah status monumen berusia hampir 1.500 tahun yang dihormati Muslim dan Kristen itu.

Hagia Sophia akan kembali dipakai sebagai tempat ibadah mulai pekan depan. Sebelumnya, Amerika Serikat, Rusia, dan Yunani menentang keras perubahan status Situs Warisan Dunia UNESCO.

Erdogan juga mengatakan akan membebaskan Mesjid Al-Aqsa yang berada di kawasan sengketa Israel dan Palestina. Perubahan Hagia Sophia ini sempat mendapat kecaman keras dari kelompok tertentu di Israel dengan membakar bendera Turki.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading