2 Hari Nikah Mempelai Pria Meninggal, 100 Tamu Positif Corona

Lifestyle - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
02 July 2020 16:55
Couples from around the world pray in a mass wedding ceremony at the Cheong Shim Peace World Center in Gapyeong, South Korea, Friday, Feb. 7, 2020. South Korean and foreign couples exchanged or reaffirmed marriage vows in the Unification Church's mass wedding arranged by Hak Ja Han Moon, wife of the late Rev. Sun Myung Moon, the controversial founder of the church. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang lelaki India berusia 30 tahun meninggal dua hari setelah pernikahannya. Ia diketahui mengidap gejala Covid-19 sebelum meninggal. Naasnya, pascakematiannya, sekitar 100 tamu telah dikonfirmasi positif corona.

Menurut laporan media setempat, pengantin pria itu mengalami gejala sebelum pernikahannya, setelah bepergian ke desanya di kota Paliganj.



Namun, keluarganya bersikeras mengadakan pesta pernikahan demi menghindari kerugian finansial, lapor Indian Express. Lebih lanjut media itu mengabarkan bahwa pengantin pria dikremasi tanpa dilakukan tes lebih dulu.

Berdasarkan laporan CBS News, sekitar 350 orang hadir di pesta pernikahannya. Jumlah tamu undangan itu hampir tujuh kali lebih banyak dari batas 50 orang yang telah ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri India.

Sekitar seminggu setelah pernikahan itu, telah ada hampir 300 orang yang dites di daerah tersebut. Di mana sekitar 100 di antaranya dipastikan positif terinfeksi COVID-19. Sebagian besar kasus menimpa tamu dan keluarga pengantin.

Sejak kasus-kasus ditemukan, desa tersebut ditutup sebagai zona penanganan. Sementara itu, pihak berwenang disebut baru menyadari kasus penularan itu setelah ada tamu yang melapor.

"Prioritas pertama kami sekarang adalah untuk mencegah infeksi dan memutus rantai," kata Chiranjeev Pandey, seorang pejabat kota, kepada Indian Express.

Secara nasional, India sendiri kini termasuk dalam daftar salah satu negara dengan kasus virus corona terbanyak di dunia, yaitu berada di peringkat keempat, di belakang Amerika Serikat (AS), Brasil dan Rusia. Per Kamis (2/7/2020) ini, India telah mengonfirmasi sebanyak 606.647 kasus dengan 17.860 kematian dan 360.330 sembuh.



[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading