Serba-serbi Pandemi

Serunya Kawin Kala Pandemi: Dandan Sendiri & Resepsi Virtual

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
05 May 2020 19:27
Pernikahan Johana Kusnadi dan Roland Deselly (Screenshot instagram @johanakusnadi)
Jakarta, CNBC Indonesia - Siapa yang sangka jika perhelatan pernikahan yang sudah direncanakan dari jauh-jauh hari, berbulan-bulan bahkan setahun sebelumnya, harus terhalang akibat hadirnya wabah virus corona (COVID-19).

Rencana pernikahan yang sudah disusun rasanya menjadi sia-sia saat diterjang pandemi ini. Namun nyatanya masih banyak juga pasangan yang tetap menikah di kala pandemi ini.

Pasangan Johana Kusnadi dan Roland merasakan rencana pernikahan yang sudah disusun matang sejak tahun lalu harus berubah total karena wabah pandemi corona.


Awalnya Johana dan Roland berencana mengundang keluarga, saudara, dan teman teman dekat untuk menghadiri pemberkatan pernikahan mereka di gereja. Acara pernikahan kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama keluarga besar di sebuah restoran di kawasan Kelapa Gading.



Namun rencana keduanya harus berakhir dengan pernikahan sederhana di Gereja Andreas Kim Tae Gon di Kelapa Gading pada Sabtu, 18 April 2020 lalu.

"Dari dulu itu kepingin pernikahan yang sederhana, tapi tak sesederhana sekarang. Ini malah jadi minim banget," ujarnya sambil tertawa, saat bercerita kepada CNBC Indonesia, Senin (20/4/2020).

Tak ada tamu yang hadir, sebab gereja hanya membolehkan pernikahan dihadiri maksimal oleh 10 orang. Sudah termasuk saksi dan pendeta. "Jadi yang bisa datang cuma pengantin, orang tua dan yang mendampingi, saksi. Bahkan saudara kandung saja nggak bisa," ceritanya.

"Menikahnya nggak sampai dua jam. Cepat banget, habis nikah langsung pulang semua. Aku dan suami balik ke apartemen, terus sampai sana pesan delivery bakmi. Udah gitu aja, tahu-tahu resmi jadi suami-istri," ungkapnya.

Meski ada pandemi, Jojo dan suami sepakat untuk menikah sesuai jadwal. Sebab, menurut mereka akan sangat panjang kembali proses dan waktu yang akan ditempuh jika harus ditunda.



Di belahan dunia lain, tepatnya di New Jersey, Amerika Serikat, pasangan Sharmin Asha dan Nazmul Ahmed menggelar pesta pernikahan virtual di video game Nintendo yang sedang banyak diperbincangkan, yakni Animal Crossing: New Horizons.

Asha dan Ahmed awalnya merencanakan pernikahannya pada 12 April lalu, tapi kemudian dibatalkan hingga tahun depan karena wabah virus corona.

"Animal Crossing" adalah gim yang mengambil lokasi di pulau yang indah, di mana gamer dapat membangun furnitur dan bertemu teman. Banyak orang, termasuk Asha dan Ahmed, yang biasanya tidak bermain video game, bermain game "Animal Crossing" untuk bersosialisasi dengan teman selama wabah corona.

"Saya ingin menunjukkan kepadanya bahwa meskipun kami tidak dapat merayakan pernikahan secara fisik dengan teman dan keluarga kita, kita masih memiliki banyak cinta dan banyak dukungan yang datang kepada kita," ujar Ahmed, seperti dilansir dari CNN International, Senin (30/3/2020).

Pernikahan virtual mereka sendiri berlangsung di tepi pantai dengan menampilkan inisial nama mereka di atas pasir, bunga, dan enam teman mereka dalam permainan. Lima teman dalam kehidupan nyata mereka yang tidak bermain game ini mengikuti lewat video call.

Pada bulan April saja, Kementerian Agama (Kemenag) mencatat ada lebih dari 30 ribu calon pengantin yang mendaftar nikah secara online lewat Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) di situs resmi simkah.kemenag.go.id.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin dalam keterangan tertulis yang menyatakan jumlah pendaftar nikah online terus bertambah meski Kemenag tidak lagi melayani akad nikah sejak 1 April 2020.

Meski begitu, Kemenag masih melayani akad nikah bagi para catin yang telah mendaftar sebelum 1 April 2020. Ada puluhan ribu pendaftar yang akan menyelenggarakan pernikahan.



(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading