Istri Tom Hanks Akui Efek Samping Klorokuin Itu Ekstrem

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
15 April 2020 08:56
FILE - In this Feb. 9, 2020 file photo, Tom Hanks, left, and Rita Wilson arrive at the Oscars at the Dolby Theatre in Los Angeles. The couple have tested positive for the coronavirus, the actor said in a statement Wednesday, March 11. The 63-year-old actor said they will be

Jakarta, CNBC Indonesia - Obat kontroversial yang digembar-gemborkan oleh beberapa orang sebagai obat ampuh dalam menyembuhkan virus corona (Covid-19) ternyata memiliki efek samping atau gejala tersendiri. Hal ini diakui oleh Rita Wilson, istri dari aktor Hollywood, Tom Hanks.

Wanita berusia 63 tahun itu mengatakan dia diberikan klorokuin atau chloroquine setelah dia dan suaminya Tom Hanks dinyatakan positif terjangkit Covid-19 saat berada di Australia bulan lalu. Pengobatan obat malaria itu mungkin tidak membantunya mengalahkan virus, tetapi malah memberinya efek samping yang ekstrem.

Wilson merasakan mual, vertigo dan otot-otot nya melemah setelah setelah mengonsumsinya.

"Kita harus sangat mempertimbangkan obat ini. Kami tidak tahu apakah ini aman dalam kasus ini [obat Covid-19]," kata Wilson, dikutip NYpost, Rabu (15/4/2020).


Namun faktanya obat ini masih diandalkan. Ribuan pasien virus corona yang sakit parah sedang dirawat dengan diberi obat versi baru ini atau yang disebut hidroksiklorokuin. Bahkan agen-agen federal di Australia menyimpannya dan mengklaim obat ini mampu menyelamatkan mereka dari virus corona. Meski begitu, pengujian signifikan atas klorokuin masih diperlukan sebelum obat ini dianggap aman.

Sekelompok dokter telah menyebut bahwa obat ini sebagai pengobatan virus corona yang paling efektif, tetapi dalam beberapa kasus obat ini dinilai mematikan.

Baru-baru ini, para peneliti telah menghentikan studi kecil di Brasil terhadap setelah pasien yang diujicoba dengan obat ini tapi mengalami komplikasi jantung yang berpotensi kematian.

Wilson dan Hanks adalah aktor Hollywood pertama yang mengumumkan bahwa mereka dinyatakan positif mengidap virus corona. Namun setelah mengumumkan mereka sembuh, keduanya kembali ke AS.

Sejak pulih, keduanya telah menyumbangkan darah untuk keperluan penelitian dengan harapan antibodi mereka dapat digunakan untuk mengembangkan vaksin melawan Covid-19.

[Gambas:Video CNBC]



(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading