Cabut dari Istana, Bagaimana Meghan-Harry Lanjutkan Hidupnya?

Lifestyle - Lynda Hasibuan , CNBC Indonesia
10 January 2020 14:57
Cabut dari Istana, Bagaimana Meghan-Harry Lanjutkan Hidupnya? Foto: Pangeran Harry dan Meghan Markle (Nathan Denette/The Canadian Press via AP, FILE)
Jakarta, CNBC Indonesia- Keputusan Duke dan Duchess of Sussex yakni Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk mundur dari istana dan melepas status bangsawan, benar-benar mencerminkan jiwa dan karakter pasangan tersebut sebagai generasi milenial yang memerlukan fleksibilitas sekaligus batasan dalam hidup mereka. 

Pada Rabu (8/1) kemarin, pasangan ini tiba-tiba mengumumkan rencana untuk mundur dari Keluarga Kerajaan Inggris demi mengukir peran baru yang lebih progresif sambil bekerja dan mandiri secara finansial. Hal tersebut sontak menjadi berita mengejutkan,  baik untuk keluarga kerajaan juga para warganet. Melalui, akun resmi Instagram mereka, @sussexroyal, mereka mengakui hal tersebut.




"Kami bermaksud untuk mundur sebagai anggota 'senior' dari Keluarga Kerajaan dan bekerja untuk menjadi mandiri secara finansial, sambil terus sepenuhnya mendukung Yang Mulia Ratu," demikian bunyi pernyataan Pangeran Harry dan Meghan Markle, Rabu (8/1/2020).

Hal ini pun ditanggapi oleh Eloise Parker, komentator dan pengamat kerajaan Inggris. Menurutnya, pasangan tersebut hanya ingin mendapatkan kebebasan di luar aturan kerajaan.

"Menurut saya apa yang mereka rencanakan adalah untuk memberi mereka lebih banyak kebebasan, lebih banyak fleksibilitas, di luar hal-hal yang tentunya dinilai "kaku" dalam lingkungan kerajaan. Pesan mereka adalah tidak berhenti, tetapi juga ingin melakukan hal mereka sendiri," katanya. 


[Gambas:Video CNBC]

Parker sendiri memperkirakan Harry dan Meghan masih sama-sama belum yakin soal bagaimana hidup mereka setelah memutuskan hengkang, "Saya bahkan tidak yakin mereka bisa tahu apa peran baru yang akan mereka jalankan nantinya, selepas dari istana."

Di situs web Pangeran Harry dan Meghan Markle, keduanya menjabarkan model kerja baru mereka, yang mencakup terus melaksanakan tugas-tugas untuk Ratu, sambil juga memiliki otonomi keuangan masa depan untuk bekerja secara eksternal. Keduanya dilarang mendapatkan penghasilan profesional sebagai anggota senior Keluarga Kerajaan dengan keinginan mereka sendiri. 

Cabut dari Istana, Bagaimana Megan-Harry Lanjutkan Hidupnya?Foto: REUTERS/Damir Sagolj


Pasangan itu tidak akan lagi menerima Sovereign Grant - uang yang dibayarkan oleh pembayar pajak untuk mendukung tugas resmi bangsawan senior menurut pernyataan situs web mereka. Pangeran Harry dan Markle menerima 5% dari Hibah, yang secara khusus digunakan untuk pengeluaran kantor resmi mereka.



Meskipun menjauh dari status senior mereka, pasangan ini berharap untuk tetap tinggal, Frogmore Cottage, dengan izin dari Ratu. Dengan cara ini, keluarga mereka akan selalu memiliki tempat untuk menelepon ke rumah di Inggris, kata mereka di situs web mereka.

Perubahan ini juga berarti akan bertambahnya tugas kerajaan untuk William dan Kate, Duke dan Duchess of Cambridge, dan Pangeran Charles dan Camilla, kata sejarawan kerajaan dan komentator Carolyn Harris.



"Mengenai uang, Harry dan Meghan punya uang sendiri," kata Harris.

Pangeran Harry bertugas di Angkatan Darat Inggris selama 10 tahun, dan sebagai pilot helikopter untuk Korps Udara Angkatan Darat, ia menerima sekitar US$ 50.000 setahun, menurut Forbes. Dia juga menerima warisan sebesar US$ 10 juta setelah pajak dari ibunya, Putri Diana, yang kematiannya begitu tragis.

Meghan Markle bekerja sebagai aktris sebelum menjadi duchess, menjadi yang paling terkenal karena perannya di acara USA, Suits.

Namun, keputusan keuangan pasangan ke depan akan menjadi rumit, karena telah ada kritik terhadap anggota junior keluarga kerajaan yang dianggap menguangkan hubungan mereka dengan keluarga kerajaan. Pangeran Harry dan Meghan berpotensi dilihat dengan cara ini juga.

Contoh paling terkenal adalah Duchess of York [Sarah Ferguson], yang dikritik karena menerima pendapatan untuk dukungan, seperti pekerjaannya dengan Weight Watchers. Setahun setelah perceraiannya dengan Pangeran Andrew pada tahun 1996, Ferguson diangkat sebagai juru bicara baru untuk Weight Watchers.

"Namun, ada beberapa contoh lain dalam generasi keluarga kerajaan. Sepupu Harry, Peter Phillips (putra Puteri Anne) menjual foto pernikahannya kepada Hello! majalah dan memberikan wawancara ketika dia menikah dengan Autumn Kelly. Ada beberapa kontroversi seputar keputusan ini, karena ini merupakan terobosan dari tradisi dan dapat dilihat sebagai penjualan untuk keuntungan komersial," kata Harris.




Harris menambahkan, mungkin saja Harry dapat kembali ke pekerjaannya di masa lalu yakni sebagai pilot helikopter dan Meghan mungkin mengambil semacam peran media yang terkait dengan karier masa lalunya.

Ada juga yang memperkirakan Harry dan Meghan akan menempuh jalan yang diambil Barack dan Michele Obama, yakni menulis buku tentang kehidupan mereka dan keliling dunia untuk mempromosikannya. Barack dan Michelle toh mendapat US$ 60 juta dari perjalanan mereka ini, meskipun sampai saat ini tak ada agen literatur dan industri buku yang mau berkomentar soal asumsi ini. 

Meskipun kepindahan itu adalah berita besar, Markle sudah terlihat melawan tradisi sejak dia datang ke kerajaan Inggris pada tahun 2016.
Pada pengumuman pertunangan Pangeran Harry dan Markle pada tahun 2017, Markle tidak mengenakan celana ketat atau stoking, dimana wanita kerajaan harus mengenakan stoking untuk menutup kaki. 



Sebagai seorang Duchess, dia memiliki kecenderungan untuk memeluk penggemar (yang juga dilakukan Harry) dan dikenal mengenakan pakaian hitam dan manikur gelap, yang semuanya bertentangan dengan protokol kerajaan. Wanita kerajaan biasanya diharapkan untuk memakai riasan dan kuku alami.

Mengenakan warna gelap cenderung menjadi sesuatu yang mereka kenakan hanya ketika seorang anggota keluarga kerajaan atau seseorang yang dekat dengan mereka telah tiada, menurut Harrold.

Cabut dari Istana, Bagaimana Megan-Harry Lanjutkan Hidupnya?Foto: Pangeran Harry dan Meghan Markle (AP Photo/Matt Dunham, File)


Pasangan itu lebih memilih melahirkan bayi mereka di Rumah Sakit Portland di London, yang bertentangan dengan pilihan tradisional dari Lindo Wing yakni di Rumah Sakit St Mary. Mereka juga menghabiskan Natal bersama ibu Markle, Doria Ragland, di Kanada, bukannya bersama Ratu.

"Pada situs web monarki sebenarnya ada kutipan dan sebenarnya [the Duchess] mengatakan dia adalah feminis," kata Garrold kepada CNBC Make It pada tahun 2018. Sekarang hal yang sangat besar bagi anggota keluarga kerajaan untuk mengatakan itu. Tetapi itu menunjukkan bahwa itu adalah keluarga kerajaan modern. (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading