Unik, Orang Ini Digaji Jutaan Rupiah Buat Nangis di Pemakaman

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar , CNBC Indonesia
12 September 2019 17:57
Unik, Orang Ini Digaji Jutaan Rupiah Buat Nangis di Pemakaman Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki
Jakarta, CNBC Indonesia - Dari banyaknya pekerjaan profesional di dunia, segelintir diantaranya adalah pekerjaan-pekerjaan yang tidak lazim. Beberapa diantaranya adalah penghilang bekas permen karet di Inggris, pendorong penumpang kereta (oshiya) di Jepang, chiropractor khusus hewan, dan pencium bau badan.

Selain itu, ada pekerjaan profesional lain yang tidak lazim dan perlu menguras air mata, yaitu pelayat profesional. Di China, pemakaman adalah urusan yang rumit dan penuh dengan ritual. Uniknya, tradisi mempekerjakan pelayat profesional telah ada selama lebih dari 2.000 tahun lalu.




Ialah Liu Jun-Lin (37) asal Taiwan yang merupakan pelayat profesional. Dilansir dari BBC News, ia, adiknya A Ji, dan bandnya menampilkan tarian semi akrobatik yang diiringi oleh alat musik petik tradisional.

Setelahnya, Liu akan mengenakan kerudung putih dan jubah dan merangkak ke peti mati orang yang meninggal dengan tangan dan lututnya. Saat itu, ia melakukan ratapan khasnya dengan air mata yang menetes. Liu mengeluarkan suara yang panjang dan melengking.



"Setiap pergi ke pemakaman, kamu harus merasa keluarga ini adalah keluargamu sendiri, jadi kamu harus memasukkan perasaan sendiri ke dalamnya. Ketika aku melihat begitu banyak orang berduka, aku menjadi semakin sedih," ungkap Liu, dilansir dari BBC.

Ia dan adiknya bekerja sebagai pelayat profesional karena nenek dan ibunda mereka juga melakukan pekerjaan yang sama. Liu mulai menirukan pekerjaan ibunya sejak kecil dan mulai secara profesional saat berusia 11 tahun.

Namun jangan salah, pelayat profesional ini merupakan pekerjaan yang cukup cuan. Pada 2013, tim Liu dibayar US$ 600 (lebih dari Rp 8 juta) untuk sekali pertunjukan di satu pemakaman.

Prospek karir untuk pelayat profesional semakin meningkat. Di Inggris, sebuah perusahaan bernama Rent a Mourner memasok orang-orang profesional yang sopan dan berpakaian bagus untuk menghadiri pemakaman orang-orang kaya.

Sedangkan di Amerika Serikat, Rumah Pemakaman Golden Gate di Fort Worth, Texas menyewa pelayat profesional ekstra untuk membuat pelayat lain mengalirkan air mata, air mata seperti yang terungkap dalam video dokumenter dari TLC berjudul 'Best Funeral Ever' (Pemakaman Terbaik yang Pernah Ada).

Di Amerika kini, biasanya para pelayat profesional dibayar dari US$ 30 (Rp 400 ribu) sampai US$ 120 (Rp 1,6 juta) per orang dan per satu acara pemakaman.

Disebut juga ahli morologi, pelayat profesional adalah aktor yang disewa oleh anggota keluarga untuk berduka saat pemakaman. Budaya ini dulunya marak di Mesir, Cina, dan Mediterania.

Tujuan pelayat profesional adalah untuk meningkatkan jumlah peserta pemakaman dan menunjukkan dukungan kepada orang yang meninggal, dan membantu keluarga melewati tragedi melalui ekspresi kesedihan orang lain. Kini prosesi masih dilakukan di Cina dan negara-negara Asia lainnya.

Bahkan, beberapa budaya bahkan berpikir bahwa penggunaan pelayat profesional membawa aplikasi agama dan sejarah tertentu ke prosesi pemakaman tersebut. Saking uniknya, pekerjaan pelayat profesional sudah masuk ke popular kultur dalam bentuk film, acara televisi, dan literatur.

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading