Sukses di India & Indonesia, Film Hobbs & Shaw Raih Rp 2,5 T

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
10 August 2019 21:04
Sukses di India & Indonesia, Film Hobbs & Shaw Raih Rp 2,5 T Foto: Dwayne Johnson dan Jason Statham saat rilis film Hobbs & Shaw, 13 Juli 2019. REUTERS/Mario Anzuoni
Jakarta, CNBC Indonesia - Film Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw yang dibintangi dua aktor laga Hollywood, Dwayne Johnson dan Jason Statham sudah berhasil mengantongi pendapatan U$ 180,8 juta secara global dan masuk di deretan film Box Office.

Pendapatan itu setara dengan Rp 2,55 triliun (asumsi kurs Rp 14.100/US$) sebagaimana dilaporkan Businesstoday.in. Film yang dirilis sejak 31 Juli di Indonesia itu adalah film yang dipisahkan (spin-off) dari seri The Fast and the Furious yang pertama kali ditayang pada 2001.

Di India, film spin-off pertama itu berhasil merajai pasar box office di India. Hal ini menjadi prestasi tersendiri bagi film produksi Universal Pictures ini karena lndia dikenal begitu nasionalis dan sulit bagi film-film Hollywood untuk tembus.

Foto: Hobbs & Shaw/Youtube

Di Negeri Bollywood ini, film ini menghasilkan 42,90 crore rupee dalam minggu pertama pembukaannya. Nilai tersebut setara dengan Rp 85,37 miliar, dengan asumsi 1 crore rupee setara dengan 10 juta rupee dan kurs Rp 1 sebesar 199 rupee. 



Dirilis pada 2 Agustus lalu, film ini meraup 13,15 crore rupee (Rp 26 miliar) pada hari pembukaan, 13,75 crore rupee (Rp 27 miliar) pada hari kedua, dan 16 crore rupee (Rp 31 miliar) pada hari ketiga.

Analis dan kritikus film Taran Adarsh mengatakan dengan fakta pendapatan pekan pertama ini, maka India muncul sebagai lima pasar teratas di dunia untuk Hobbs & Shaw diikuti oleh AS, Rusia, Inggris dan Indonesia.

Film yang dibintangi Dwayne Johnson sebagai Luke Hobbs dan Jason Statham sebagai Deckard Shaw ini telah menjadi pembuka film Hollywood terbesar kedua tahun ini di India setelah Avengers: Endgame.

Bahkan menurut perkiraan awal, film ini akan langsung masuk box office pada hari keempat dan kemungkinan besar akan melewati pencapaian pendapatan 50 crore rupee (Rp 99,5 miliar) pada Senin depan.
 

Secara total di global, Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw telah mencatat sekitar US$ 180,8 juta pendapatan dalam 3 hari. Film ini menghasilkan sekitar US$ 60,8 juta khusus di AS, dan sisanya US $ 120 juta dari penghasilan berasal dari 63 negara lain.

Adapun di antara 63 negara, Rusia menjadi pasar terbesar Hobbs & Shaw dengan penghasilan tercatat US$ 8,1 juta dalam 3 hari, diikuti oleh Inggris US$ 7,8 juta, Indonesia US$ 7,69 juta, India US$ 7,4 juta, dan Meksiko US$ 6,96 juta.

Lainnya yakni Jepang US$ 6,58 juta, Taiwan US$ 6,2 juta, Jerman US$ 5,45 juta, Australia US$ 4,89 juta, Malaysia US$ 4,67 juta dan Brasil US$ 3,9 juta.


Pekan ini, Hobbs & Shaw akan dirilis di Belgia, Prancis, dan Italia, diikuti oleh Korea Selatan (15 Agustus), dan Cina (23 Agustus). Film ini dirilis dalam bahasa Inggris, Hindi, Tamil, dan Telugu serta diputar di 2.100 layar di seluruh India.

Dalam film ini, Dwayne Johnson berperan sebagai Luke Hobbs, yang bekerja untuk jasa keamanan diplomatik AS, sementara Jason Statham berperan sebagai Deckard Shaw, mantan pembunuh bayaran yang berubah menjadi tentara bayaran.

Film ini disutradarai oleh David Leitch yang juga menyutradarai Deadpool 2. Leitch juga menjadi sutradara film John Wick yang dirilis 2014 silam.

Pendapatan awal Hobbs & Shaw ini nyaris mencapai break even point (titik impas) dari bujet produksi film yang hanya US$ 200 juta (Rp 2,82 triliun). Dengan pendapatan ini, sudah dipastikan film yang menggandeng Idris Elba dan Vanessa Kirby itu akan mendulang untung.



(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading