Akademisi: Sansa Stark, Pemimpin Terbaik di Game of Thrones

Lifestyle - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
20 May 2019 15:37
Ahli menilai bahwa dari seluruh karakter Game of Thrones, Sansa Stark miliki karakter terbaik.
Jakarta, CNBC Indonesia- Serial Game of Thrones musim ke 8 memasuki episode terakhirnya hari ini. Setelah bertahun-tahun, teka-teki siapa yang akan duduk di takhta besi akhirnya terjawab juga.

Namun, kali ini kami tidak akan memberikan spoilers tentang siapa yang akhirnya jadi penguasa Westeros sesuai naskah sang sutradara. Tapi akan lebih membahas dari para karakter utama yang tersisa, siapa yang layak atau paling memiliki kualitas menjadi pemimpin di Game of Thrones?




Setidaknya sepanjang perjalanan 8 musim, masyarakat fokus pada 3 karakter utama yakni Jon Snow, Daenarys Targaryen, dan Cersei Lannister untuk duduk di takhta tertinggi.

Namun, menurut Profesor Columbia Business School Bruce Craven ketiga karakter utama itu justru kurang layak jadi pemimpin. Menurutnya, karakter yang paling mencerminkan kualitas pemimpin terbaik adalah Sansa Stark.

Dikutip dari CNBC Make It, dari berbagai karakter yang mampu menghadapi segala masalah dan bertahan hidup, ia menilai Sansa mampu menjadi karakter yang lebih kuat hasil belajar dari pengalamannya.

Akademisi: Sansa Stark, Pemimpin Terbaik di Game of ThronesFoto: Sophie Turner berpose di redcarpet acara premiere episode terakhir "Game of Thrones" di Radio City Music Hall, New York, US, 3 April 2019. (Reuters/Caitlin Ochs)




"Dia telah hadapi tantangan paling mengerikan, kehilangan keluarga, dan terisolasi. Namun ia bisa mengatasi semua itu, belajar tak lagi dikhianati, dan paling penting ia memegang prinsipnya untuk selalu melindungi keluarganya," tulis Bruce, dikutip dari CNBC International, Senin (20/5/2019).

Dia membuktikan bisa bertahan dari konflik terparah di Westeros, membantu reuni keluarganya, dan mengembalikan Winterfell stabil.

Bruce Craven juga mengatakan kekuatan Sansa terutama karena ia bisa mengatasi semua masalahnya tanpa berkompromi dengan karakter positif yang membentuknya sedari dulu. "Di dunia nyata di mana kita jalani, kita akan hadapi beragam masalah. Dan kita harus memiliki daya tahan, tanpa hadapi keragaman masalah itu kita belum berjuang keras di hidup ini."

Gaya kepemimpinan Sansa juga mengikuti sang Ayah, Lord Ned Stark. Meskipun Ned tiada dan orang-orang mencoba memanipulasi pikirannya tentang sosok sang Bapak, kebijaksanaan yang Ned ajarkan sudah tertanam kuat di benaknya. Di mana keluarganya memegang kokoh nilai kehormatan dan keluarga, yang kemudian jadi pegangan hidupnya.

"Sansa mampu melihat potensi lawannya namun tetap kuat dengan caranya sendiri, sungguh kualitas membanggakan hasil didikan Ned, dan juga tercermin di seluruh keluarganya."

Dalam perjalanan hidupnya, Sansa mampu mengenal mana yang loyal dan membantu dengan tulus, dan mana yang bertindak untuk kepentingan mereka sendiri.

Kekaguman lainnya adalah, meski ditempa ujian hidup sebegitu parahnya, Sansa dipuji karena tetap bisa memegang teguh komitmennya untuk tetap menjaga hal-hal yang ia pedulikan dan ini menjadikannya karakter terbaik di Game of Thrones. "Sansa hadapi hidup yang berat, namun ia tetap peka, dia percaya dan dia perlahan duduk di kursi pemimpin."

Akademisi: Sansa Stark, Pemimpin Terbaik di Game of ThronesFoto: Infografis/Ongkos Selangit Serial Terlaris Dunia/Arie Pratama

Saksikan video tentang ongkos produksi Game of Thrones di bawah ini:

[Gambas:Video CNBC]


(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading