Seharian di Swan Valley Australia Barat, Wine dan Satwa Liar

Lifestyle - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
18 May 2019 09:26
Seharian di Swan Valley Australia Barat, Wine dan Satwa Liar
Jakarta, CNBC Indonesia- Swan Valley merupakan kawasan ladang dan pabrik anggur tertua di Australia Barat sejak 1829 menjadi tempat yang tempat untuk menghabiskan waktu seharian. Disini wisatawan bisa mengunjungi pabrik wine dan bir, hingga habitat binatang liar di Australia Barat.

Tim Detik Network berkesempatan melakukan perjalanan ke Australia Barat, terutama Perth pada 21-27 Maret lalu. Swan Valley pun tidak ketinggalan untuk dikunjungi.

Ladang anggur dan Wine


Sebagai ladang anggur tertua, Swan Valley tentunya menjadi salah satu destinasi favorit bagi pelancong karena bisa sekaligus wisata kuliner. Ada sekitar 150 restoran dan pabrik anggur yang bisa dikunjungi.

Ada sekitar 40 kilang anggur berukuran kecil dan dikelola oleh keluarga imigran. Mereka merupakan cucu dari imigran Kroasia dan Italia yang mengembangkan wilayah Swan Valley sejak 1920.


Selain itu, adapula ladang anggur di Margaret River hingga Barossa Valley. Tim detik Network berkunjung ke Olive Farm Wines yang telah dikelola oleh empat generasi dan berdiri sejak 1933. Olive Farm Wines memiliki ladang anggur yang luas di depannya. Toko, restoran dan penyulingan anggurnya sendiri ada di tengah-tengah ladang.

Jika tidak datang terlalu sore, wisatawan bisa menikmati tur keliling ladang anggur. Selain itu, anda juga akan diceritakan alur mencoba wine dari 'dry hingga sweet' atau 'light hingga bold'.

Untuk mencoba wine ini, anda hanya perlu membayar AU$ 5 atau setara Rp 50 ribu dan mendapat 8 gelas, per gelas 20 ml. Berbagai jenis wine yang bisa dicicipi mulai dari sparkling, white, rose, red hingga fortified.
Seharian di Swan Valley Australia Barat, Wine dan Satwa LiarFoto: Captain Cook Cruises, Australia Barat (dok. Captain Cook Cruises)

Di samping toko anggur Olive Farm Wines ada juga restoran The Cheese Barrel yang memiliki menu utama berupa keju. Di sini wisatawan juga akan dijelaskan perpaduan yang tepat antara jenis wine dan jenis kejunya.

Caversham Wildlife Park Setelah mengunjungi kawasan anggur Swan Valley, tidak jauh dari sana ada kebun binatang Caversham Wildlife Park. Kebun binatang dikelilingi oleh ladang anggur yang sangat luas.

Caversham Wildlife Park berada di Whiteman Park, Unit B, Lot 99, Lord Street, Whiteman, Australia Barat.Disini anda bisa melihat binatang asli Australia, seperti kangguru, kelompok burung, hewan air, reptil hingga hewan ternak. Caversham Wildlife Park buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 hingga 17.30 waktu setempat dan hanya tutup di Hari Natal.

Jika anda berniat datang ke sini, sebaiknya menyiapkan waktu selama 3 jam untuk berada di sana, karena luasnya kebun binatang ini. Dengan begitu. Anda bisa puas berkeliling dan berfoto bersama aneka satwa disana.

Harga tiket masuknya sebesar AU$ 29 atau setara Rp 300 ribu untuk dewasa dan AUD 13 atau setara Rp 140 ribu untuk anak-anak antara 3-14 tahun.

Harga tersebut sudah termasuk jika kamu ingin berfoto dengan wombat, koala, posum, bettong dan aneka binatang lainnya seperti burung dan reptil. Namun ada jam-jam tertentu jika anda ingin berfoto.

Area pertama setelah gerbang masuk adalah kelompok burung. Anda bisa membawa stroller sambil melihat burung hantu, laughing kookaburra, belibis, kakatua hingga merpati.

Di samping kandang burung ini ada kandang wallaby yang lumayan luas dengan sekitar 10 ekor di dalamnya. Yang tidak ketinggalan juga adalah banyaknya kangguru, hewan khas Australia. Anda bisa memberi makan sambil selfie bersamanya.

Lalu, setelah itu ada kandang penguin. Tak lupa ada pula angsa besar dan belibis di kawasan ini dan berlanjut ke rumah kelinci yang memiliki berbagai jenisnya. Yang paling menggemaskan tentu guinea pig yang dimasukkan di kandang ini.

Berfoto dengan koala adalah yang paling diminati oleh pengunjung. Anda bisa langsung ke lokasi pemotretan di jam-jam yang sudah ditentukan dan mulai mengantre.

Di akhir kunjungan, Anda bisa masuk ke toko oleh-oleh Caversham Wildlife Park. Ada begitu banyak barang yang bisa kamu beli seperti boneka hingga suvenir berupa gantungan kunci.
Seharian di Swan Valley Australia Barat, Wine dan Satwa LiarFoto: Captain Cook Cruises, Australia Barat (dok. Captain Cook Cruises)
Berlayar di Swan Valley

Setelah mengunjungi ladang anggur dan kebun binatang, Anda juga bisa berlayar di sungai Swan. Salah satu tur berlayarnya bernama Swan Valley Gourmet Wine Cruise oleh Captain Cook Cruises. Di sini ada fasilitas lengkap mulai dari makanan hingga nongkrong di barnya.

Untuk harganya, Anda harus membayar AU$ 169 atau setara Rp 1,7 juta untuk dewasa dan AU$ 123 atau setara Rp 1,25 juta bagi anak-anak. Jika wisatawan ingin makanan mewah cukup membayar AU$ 20 atau setara Rp 200 ribu.

Swan Valley Gourmet Wine Cruise akan berangkat dari Perth pukul 09.45 dan akan kembali lagi ke Perth pukul 17.00. Selama 7 jam Anda akan diajak untuk berkeliling Swan Valley melalui Sungai Swan.

Swan Valley Gourmet Wine Cruise ada setiap hari di bulan September hingga April. Jadwalnya akan berubah di bulan Mei hingga Agustus yang hanya ada di hari Senin, Jumat, Sabtu dan Minggu.

Cara menuju ke Swan Valley

Untuk menuju Swan Valley, wisatawan bisa memesan paket tur dari Kota Perth, yakni dari ADAMS. Selain itu Anda bisa naik bus Swan Valley Explorer yang akan berangkat dari Kota Perth langsung menuju ke Caversham Wildlife Park.

Bus Swan Valley Explorer adalah transportasi yang bisa Anda gunakan untuk berkeliling atau 'hop on hop off' di Swan Valley. Bus ini ada di jam-jam tertentu, dan harga tiketnya sebesar AU$ 59 atau setara Rp 600 ribu.

Anda akan dibawa ke pembuatan wine, produksi bir, penyulingan hingga restoran. Jika Anda hanya ingin berkeliling membutuhkan waktu selama 1,5 jam. Selain dengan Bus, Swan Valley juga dijangkau dengan menggunakan taksi dan mobil pribadi.

Informasi lebih lengkap cekĀ di sini.

Seharian di Swan Valley Australia Barat, Wine dan Satwa LiarFoto: Captain Cook Cruises, Australia Barat (dok. Captain Cook Cruises)




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading