Ini Karakter yang Gugur di Game of Thrones Episode 3 Season 8

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
29 April 2019 19:04
Ini Karakter yang Gugur di Game of Thrones Episode 3 Season 8
Jakarta, CNBC Indonesia- Episode terbaru Game of Thrones yang tayang malam ini adalah puncak yang dinantikan penonton. Pertempuran besar di mana manusia melawan tentara kematian yang dipimpin oleh The Night King.

Banyak yang penasaran, bagaimana nasib para karakter mereka di perang badar ini. Mengingat perang ini hampir mustahil dimenangkan kecuali ada salah satu karakter yang berhasil menembus barikade prajurit zombie dan langsung membunuh sang raja kegelapan.

Ini Karakter yang Gugur di Game of Thrones Episode 3 Season 8Foto: Game of Thrones memenangkan Emmy Awards Kategori Drama Series (Reuters Mario Anzuoni)



Game of Thrones tanpa kematian bagai sayur tanpa garam, apalagi di dua episode awal belum ada sama sekali karakter utama yang gugur. Membuat penggemar semakin deg-degan.

Akhirnya, setelah dua pekan menanti. Sebagian rasa penasaran pun terjawab, dalam durasi penayangan sepanjang 70 menit lebih hari ini, berikut adalah beberapa karakter yang tewas dalam perang melawan White Walker.

Beric Dondarrion, Episode 3
Setelah terbunuh berkali-kali dan hidup kembali, Lord Beric Dondarion akhirnya tewas sungguhan.

Beric yang berasal dari House Dondarrion telah lama mengingkari bendera keluarganya dan memimpin kelompok tanpa panji atau Brotherhood without Banners. Menganut kepercayaan yang sama dengan penyihir Melisandre, yakni penyembah dewa cahaya. Beric hembuskan nafas terakhirnya berperang sampai titik akhir, melindungi Arya Stark dari kejaran White Walkers.

Ini Karakter yang Gugur di Game of Thrones Episode 3 Season 8Foto: Infografis/Ongkos Selangit Serial Terlaris Dunia/Arie Pratama


Eddison Tollett, Episode 3
Eddison Tollett adalah anggota Night's Watch dan teman Jon Snow, Tormund, dan Samwell Tarly.

Sempat dikhawatirkan tak selamat dari serangan White Walker saat meruntuhkan 'The Wall', Edd berhasil tiba ke Winterfell dan berjuang bersama Jon Snow.

Sayang, Edd yang baru tiba dalam hitungan jam di Winterfell untuk sampaikan kabar bahwa pasukan White Walker akan segera tiba untuk menyerang, tewas ditikam oleh pasukan kematian itu.


Theon Greyjoy, Episode 3
Dari mengkhianati Robb Stark dan menyerang bangsa Utara dengan ayahnya, Lord Balon Greyjoy dari Iron Island, hingga menjadi tahanan Ramsay Snow yang disiksa, jalan menuju penebusan dan penyembuhan Theon adalah jalan yang sulit, untuk sedikitnya. 

Perjalanan Theon erat terkait dengan Starks, momen kepahlawanannya yang sebenarnya adalah ketika ia membantu Sansa melarikan diri dari genggaman Ramsay dan akhirnya bersatu kembali dengan saudaranya, Jon.

Theon dibunuh oleh Night King selama Pertempuran Winterfell.  Dalam upaya untuk menyelamatkan Bran dari pemimpin pasukan mayat hidup, Theon menyerang Night King tanpa ragu, meski tahu akan menyebabkan kematian dirinya.

Lady Mormont, Episode 3
Lady Lyanna Mormont adalah wanita termuda dan pemimpin House Mormont, namun tak gentar dengan apapun. Ia adalah orang pertama yang menyatakan kesetiaannya terhadap keluarga Stark dan menjuluki Jon Snow sebagai "King in the North".

Dengan tubuh kecilnya, ia maju di barisan paling depan dan membunuh undead giant dengan tangannya. Meski membuatnya kehilangan nyawa.

Jorah Mormont, Episode 3
Mantan mata-mata untuk Raja Robert di King's Landing yang ditugaskan untuk mengawasi orang-orang buangan Targaryen, Jorah Mormont akhirnya malah menyatakan loyalitasnya pada keluarga Targaryen.

Ia juga menyimpan hati pada Daenerys. Pada pertempuran di Winterfell, Jorah masih menunjukkan kesetiaan tanpa batas pada Daenarys dengan mengorbankan nyawanya sendiri. Ia mati di hadapan wanita yang ia cintai.

[Gambas:Video CNBC]

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading