Kadung Cinta, Penikmat Moge Sampai Rela Habiskan Rp 1,3 M

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
10 February 2019 10:26
Kadung Cinta, Penikmat Moge Sampai Rela Habiskan Rp 1,3 M
Jakarta, CNBC Indonesia - Ketika berkendara motor menjadi sebuah hobi, tentu nominal berapapun yang dikeluarkan tidak akan menjadi masalah. Ya, ratusan juta hingga miliaran rupiah pun rela dihabiskan para penggila motor gede atau moge.

Ini pula yang terjadi pada seorang pria bernama Mujahid Almahjoub yang mengaku menyukai motor karena hobi. Sedari kecil, Mujahid selalu menginginkan berkendara motor, khususnya motor sport.



Pria berdarah Timur Tengah ini pun mulai membeli motor sport dari usia 17 tahun yakni Suzuki 600 cc. Dari situ, kini Mujahid mulai mengembangkan hobinya ke beberapa jenis motor gede lainnya.


"Aku suka motor dari kecil. Sekarang suka pakainya moge (motor gede), sporty dan klasik," ujar Mujahid kepada CNBC Indonesia di Sport Cafe n Shisha, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

"Pertama kali beli motor trail dari Suzuki dan latihan free style seperti berkendara dengan satu ban. Setelah itu, aku beli Suzuki 600 cc dan 1.000 cc," tambahnya.

Seolah tidak puas, dia pun mulai berpindah haluan dengan membeli motor gede jenis Honda Goldwing bertipe klasik. Kala itu dia membeli yang dipesan khusus dari Jepang selama empat bulan.

Tak tanggung-tanggung, nominal Rp 900 juta pun rela dia keluarkan demi mendapatkan motor impian. Bahkan, dia pun memodifikasi tunggangannya dengan menghabiskan dana sekitar Rp 300 juta.

Namanya Cinta, Penikmat Moge Sampai Rela Habiskan Rp 1,3 MFoto: Mujahid Almahjoub pecinta motor gede, gold wing honda (CNBC Indonesia/Petty)

"Kalau Honda Goldwing aku beli Rp 900 jutaan tapi aku beli aksesori buat motor ini Rp 300 jutaan. Jadi, sekitar Rp 1,1 miliar," kata Mujahid.

Mujahid menuturkan bahwa dia telah melakukan touring dengan motor gede nya tersebut ke beberapa daerah. Beberapa di antaranya seperti Bandung, Puncak, dan beberapa kota di Jawa Timur.

Berbicara perawatan pun tidaklah murah. Setiap empat atau enam bulan sekali, Mujahid harus menyiapkan biaya sekitar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta.

"Kalau masalah oli itu sekitar Rp 600 ribu, kanvas rem Rp 7 juta. Itu biasanya rutin dilakukan setiap empat atau enam bulan sekali. Ya paling enggak menghabiskan 20 jutaan sekali perawatan," kata dia.

Meski memiliki motor harga selangit, namun Mujahid mengaku tak ingin menjadikannya sebagai barang investasi. Semua uang yang dia lakukan adalah murni karena hobi.

Namun dia pun memiliki cara tersendiri agar motor yang dikenakan tidak membuat bosan. Salah satu caranya adalah dengan melakukan modifikasi secara rutin dengan menghabiskan dana sekitar Rp 17 juta hingga Rp 60 juta.



"Aku enggak pernah jual motor aku tapi aku dengar dari teman aku bahwa motor gede ada yang untung dan rugi. Kalau buat aku ini sebagai hobi dan koleksi saja. Suka aku modif biar enggak bosan dipakainya," kata dia.

Soal pajak dia mengaku bahwa setiap tahunnya harus membayar sekitar Rp 18 juta.

"Masalah pajak itu aku bayarnya sekitar Rp 18 juta sekian," kata dia.


Saksikan video mengenai koleksi motor gede berikut ini.

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading