Rendah Risiko, Investasi Ini Jadi Jurus Ampuh Hadapi 2023

Investment - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
24 January 2023 13:56
Ilustrasi Perencanaan Keuangan (Dok: Freepik) Foto: Ilustrasi Perencanaan Keuangan (Dok: Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tahun ini sering disebut bakal menantang karena diliputi kondisi dinamika global. Berbagai peringatan pun kerap disuarakan agar kita tetap berhati-hati dalam menghadapi 2023.

Kondisi penuh ketidakpastian ini dapat dilihat dari BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) yang masih dalam tren kenaikan, kondisi geopolitik yang belum kondusif, maraknya PHK, dan lain sebagainya.

Salah satu jurus dalam menghadapi tantangan ketidakpastian di 2023 adalah dengan menyiapkan dana darurat. Adapun agar tujuan menyiapkan dana darurat bisa terealisasi, masyarakat bisa memanfaatkan instrumen reksa dana pasar uang.

Alasan reksa dana pasar uang bisa dijadikan sebagai alternatif untuk menyiapkan dana darurat adalah karena instrumen investasi ini memiliki risiko rendah. Selain low risk, instrumen ini bahkan cenderung likuid karena proses pencairan biasanya hanya satu hari bahkan ada yang beberapa jam saja.

Sedangkan untuk imbal hasilnya, sebagian besar reksa dana pasar uang pun menawarkan hingga 3-4% per tahun. Dengan tingkat keamanan dan imbal hasil itu, reksa dana jenis ini pun dapat menjadi pilihan bagi para investor pemula, karena imbal hasilnya di atas rata-rata suku bunga deposito.

Keunggulan lain adalah dana investasi dapat ditarik kapan pun tanpa ada potongan atau pinalti sehingga sangat membantu jika sewaktu-waktu membutuhkan dana cepat. Reksa dana pasar uang juga mudah didapat dan saat ini tersedia di beberapa e-commerce.

Salah satu produk yang bisa dijadikan pilihan untuk masuk ke reksa dana pasar uang adalah Syailendra Dana Kas (SDK), produk unggulan dari Syailendra Capital, salah satu manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia. Seperti keunggulan yang disebutkan tadi, investor bisa mendapatkan likuiditas yang tinggi karena mudah dicairkan dengan sedikit risiko untuk memenuhi kebutuhan uang tunai dalam waktu singkat sekaligus tingkat pendapatan investasi yang menarik.

Syailendra Capital
Reksa Dana Syailendra Dana Kas

"SDK fokus berinvestasi pada instrumen pasar uang, deposito berjangka, atau obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. SDK memberikan alternatif investasi dengan likuiditas tinggi dan kinerja menarik," jelas Syailendra dikutip dari akun Instagram @reksadana.syailendra Rabu (28/12/2022).

SDK menjadi alternatif investasi yang tepat sebagai tempat dana parkir sementara ketika belum bisa menentukan tujuan investasi. SDK juga bisa menjadi tempat menyimpan dana darurat agar tidak tercampur dengan dana operasional sehari-hari dan tempat menabung untuk target jangka pendek.

Dengan kinerjanya yang baik tersebut, total dana masyarakat yang berinvestasi di produk Syailendra Dana Kas kini mencapai Rp 5 Triliun.

Bagi investor pemula yang tertarik dengan SDK, produk ini selain tersedia di Aplikasi FinTech seperti YO! Inves, Bareksa, Ajaib, Pluang, Saya Kaya, Tanamduit, Fundtastic, Kelola, Cermati, Invesnow, Buka Investasi Bersama, Xdana, juga tersedia di berbagai Bank (Bank BNI, Bank QNB), sekuritas (Mandiri Sekuritas, IPOT Sekuritas, Trimegah Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas, Mega Capital Sekuritas, Phillip Sekuritas, MNC Sekuritas), bahkan marketplace (Tokopedia dan Bukalapak).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Investasi Ini Diramal Cuan Meski Krisis Menyerang


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading