Rayu Investor, Tim Sri Mulyani: Kita Gak Akan Default!

Investment - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
24 January 2022 15:10
Dirjen PPR Kemenkeu, Luky Alfirman (Tangkapan Layar Youtube DJPPR Kemenkeu)

Jakarta,CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Lucky Alfirman, menegaskan bahwa instrumen surat berharga negara (SBN) dipastikan aman. Begitu juga dengan Obligasi Negara Ritel atau ORI021 yang diluncurkan pada Senin (24/1/2022)

"ORI021 insyaallah aman, ini produk pemerintah, dijamin UU. Insyaallah kita gak akan default," ujar Lucky dalam Launching dan Pembukaan Masa Penawaran Obligasi Negara Ritel Seri ORI021, Senin (24/1/2022).


Selain itu, ORI021 juga memiliki fitur kemudahan, di mana Kementerian Keuangan sudah memasangkan SBN ritel menggunakan platform online, sehingga para investor dapat membeli aset dimanapun dan kapanpun.

Sebelum menggunakan platform online, SBN ritel dianggap hal yang canggih dan untuk orang kaya. Sebelumnya juga, sumbangan kontribusi milenial hanya 20%, tapi sekarang generasi milenial jadi pembeli paling besar dengan angka 40%.

"Peluncuran platform ini sebetulnya sejak 2018, tujuannya merangkul generasi milenial potensial, yang teknologi savvy, sukanya praktis, gadget oriented, dan pintar. Dan alhamdulillah dalam kondisi pandemi platform online ini jadi sangat membantu," tutur Lucky.

Dengan membeli di ORI021, Lucky menuturkan investor akan berinvestasi dengan mendapatkan return, sekaligus aktif berpartisipasi membangun negeri, karena ORI 021 dipakai untuk pembiayaan APBN, penanganan Covid-19, pembiayaan vaksin, pendidikan.

Lebih lanjut, perkembangan aktivitas ekonomi yang positif ini diharapkan Lucky dapat menjadi modal yang baik di tahun 2022.

"Jadi terlihat pemulihan ekonomi berjalan baik on track. Ini jadi modal bagus di 2022, kita berharap tidak ingin kehilangan momentum," pungkas Lucky.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading