InvesTime

Masih Ngebet Pilih Saham Big Cap? Ini Rekomendasinya

Investment - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
08 June 2021 16:10
Kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand di Bursa Efek Indonesia, Senin (18/2/2019). kompetisi jual beli saham Oppo Stocks in Your Hand (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini sedang galau berat. Namun di tengah kegalauan ini, saham-saham big cap alias berkapitalisasi pasar besar di atas Rp 100 triliun dinilai masih layak untuk dikoleksi.

Hal ini lantaran saham big cap (big capitalization) dinilai cenderung aman karena memiliki kapitalisasi pasar yang besar. Salah satunya adalah saham-saham yang ada di sektor perbankan.

Analis PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) Indra Then mengatakan, untuk saham big cap perbankan yang layak di koleksi adalah yang berada di kategori bank BUKU IV atau bank umum kelompok usaha dengan modal inti di atas Rp 30 triliun.


"Sebenarnya tergantung kita nyamannya di mana. Tapi saya rekomendasikan BBCA, BBRI, BMRI. Tiga itu," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Selasa (8/6/2021).

Menurutnya, saham perbankan tersebut memiliki potensi yang baik ke depan didukung oleh dana abadi atau Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia yang baru saja dibentuk. Sebab, investasi asing yang masuk ke Indonesia akan banyak melalui INA.

Masuknya investasi asing ini dinilai akan memberikan keuntungan bagi perbankan BUKU IV. Terutama untuk likuiditasnya yang terjamin aman.

"Bank-bank BUKU IV likuiditasnya akan baik karena akan menjadi transit deposit investor-investor asing yang masuk Indonesia," jelasnya.

Adapun tiga saham BBCA, BBRI, dan BMRI mengacu pada tiga saham big cap yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Data BEI menunjukkan, pada penutupan pasar Selasa ini (8/6), saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup minus 1,16% di 5.999,37, saham BBCA turun 1,53% di Rp 32.150/saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI yakni Rp 793 triliun, dengan kenaikan sebulan terakhir 0,47%.

Berikutnya saham BBRI juga turun 1,18% di Rp 4.200/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 518 triliun dan kenaikan sebulan terakhir 3,45%.

Selanjutnya saham BMRI juga koreksi 2,04% di Rp 6.000/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 280 triliun dan sahamnya koreksi sebulan -1,64%.

Satu lagi saham big cap perbankan yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang stagnan di Rp 5.525/saham. Kapitalisasi pasarnya Rp 103 triliun dengan koreksi sebulan 1,78%.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading