Ibu-ibu! Harga Emas Antam Hari Ini Gak Gerak, Kesempatan nih

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
11 February 2021 10:13
Petugas menunjukkan koin emas Dirham di Gerai Butik Emas Antam, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Bank Indonesia (BI) mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk menjaga kedaulatan Rupiah sebagai mata uang NKRI.    (CNBC Indonesia/ Tri Susislo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah terus menanjak dalam beberapa hari terakhir, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. akhirnya mager pada perdagangan Kamis (11/2/2021), sehari menjelang Hari Raya Imlek besok.

Harga emas Antam satuan 1 gram pada Jumat pekan lalu mencapai titik terendah dalam 6 bulan terakhir di Rp 930.000/batang, tetapi setelahnya terus menanjak hingga kemarin berada di level 945.000/batang. Dan hari ini, masih berada di level tersebut.

Emas satuan 100 gram juga mengalami hal yang sama, hari ini dibanderol Rp 88.712.000/batang atau Rp 887.120/gram.


Emas BatanganHarga per BatangHarga per Gram
0,5 GramRp 522.500Rp 1.045.000
1 GramRp 945.000Rp 945.000
2 GramRp 1.830.000Rp 915.000
3 GramRp 2.720.000Rp 906.667
5 GramRp 4.500.000Rp 900.000
10 GramRp 8.945.000Rp 894.500
25 GramRp 22.237.000Rp 889.480
50 GramRp 44.395.000Rp 887.900
100 GramRp 88.712.000Rp 887.120
250 GramRp 221.515.000Rp 886.060
500 GramRp 442.820.000Rp 885.640
1000 GramRp 885.600.000Rp 885.600

Harga emas dunia, yang menjadi salah satu penentu harga emas Antam, kemarin sebenarnya naik 0,28% ke US$ 1.842,21/troy ons dan membukukan penguatan 4 hari beruntun.

Tetapi, karena kenaikan tersebut tidak terlalu besar, dan kurs rupiah terus menguat melawan dolar AS, akhirnya harga emas Antam menjadi stagnan.

Kurs rupiah juga menjadi salah satu penentu harga emas Antam. Sebab, harga emas dunia dibanderol dengan dolar AS, sehingga naik turunnya kurs rupiah tentunya akan mempengaruhi harga beli emas dunia dunia tersebut. Saat rupiah menguat, maka harga beli emas dunia menjadi lebih murah, begitu juga sebaliknya.

Harga emas dunia mampu membukukan penguatan 4 hari beruntun berkat ekspektasi cairnya stimulus fiskal di AS dalam waktu dekat. Pemerintah AS berencana menggelontorkan stimulus fiskal senilai US$ 1,9 triliun, guna mempercepat laju pemulihan ekonomi pasca dihantam pandemi penyakit akibat virus corona (Covid-19).

Stimulus fiskal tersebut merupakan salah satu bahan bakar utama emas untuk menguat. Bahkan pada tahun lalu, menjadi pemicu emas mencapai rekor tertinggi sepanjang masa US$ 2.072,49/troy ons.

Selain itu secara tradisional permintaan emas akan meningkat menjelang Hari Raya Imlek, khususnya di China. Kala permintaan meningkat, harga emas tentunya akan menanjak. Hal tersebut juga menjadi salah satu pemicu penguatan emas dunia dalam 4 hari beruntun, meski sayangnya belum mampu diikuti lagi oleh emas Antam.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading