Awas! Harga Emas Antam Bisa Ambles ke Rp 920.000/gram Lagi

Investment - Haryanto, CNBC Indonesia
29 July 2020 15:14
Emas Antam (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas Antam hari ini terkoreksi, setelah mencetak rekor baru sepanjang sejarah sejak 2011 silam. Namun, ini merupakan hal yang wajar setelah reli 4 hari berturut, bahkan membukukan keuntungan tujuh minggu berturut.

Penurunan harga emas Antam terjadi berbarengan dengan harga emas dunia pada hari Rabu (29/7/2020) yang juga sedikit terkoreksi.

Pada pukul 09.00 WIB, harga emas dunia di pasar spot dibanderol di US$ 1.956,31/troy ons. Harga bullion melemah 0,13% dibanding posisi penutupan kemarin di US$ 1.958,93/troy ons.


Sementara pada penutupan perdagangan hari Selasa kemarin (28/7/2020) atau Rabu pagi waktu Indonesia yang sebesar US$ 17,05 atau 0,88% ke level US$ 1.958,93/troy ons dari US$ 1.941,88/troy ons Senin kemarin, mengacu data Refinitiv.

Banyak analis mengatakan bahwa harga emas akan terus mencetak rekor baru. Ramalan terbaru setelah emas mencetak rekor datang dari Barry Dawes, dari Martin Place Securities, dalam 2 tahun ke depan harga emas disebut akan mencapai US$ 3.500/troy ons.

"Terlihat sangat signifikan seberapa cepat emas melewati US$ 1.923 yang merupakan rekor sebelumnya. Fakta lainnya, emas sangat mudah melewati level US$ 1.800" kata Dawes sebagaimana dilansir CNBC International.

"Yang ingin saya katakan, ini adalah pasar yang sangat kuat. Saya melihat emas akan mencapai US$ 3.500/troy ons dalam waktu 2 tahun ke depan" tambahnya.

Ramalan tersebut sangat masuk akal, jika melihat fundamental yang ada. Di mana guna menyokong perekonomian bank sentral dunia dan pemerintah terus menggelontorkan sejumlah stimulus atau paket bantuan tambahan terdampak Covid-19, supaya roda ekonomi dapat berputar sebagaimana mestinya.

Namun, menjadi perhatian bahwa stimulus jumbo yang diberikan bank sentral maupun pemerintahan secara global menjadi pendukung harga emas untuk menguat lantaran adanya ancaman inflasi yang nyata ke depannya.

Emas pun yang dianggap sebagai aset lindung nilai (hedging) jadi kebanjiran permintaan ketika ada ancaman inflasi yang tinggi dan penurunan nilai tukar mata uang. Permintaan meningkat harga pun ikut terkerek.

"Prospek harga emas tetap positif untuk jangka menengah dengan ketidakpastian ekonomi yang tinggi dan pemerintah global dan neraca bank sentral yang meningkat secara besar-besaran." kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam dasar dan logam mulia di BMO.

"Orang menggunakan emas sebagai aset safe-haven dan juga banyak yang percaya bahwa inflasi akan naik di kuartal mendatang," kata Phil Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago, melansir Reuters.

Mengacu aturan di pasar, satu troy ons setara dengan 31,1 gram, sehingga harga emas dunia yang diramal mencapai US$ 3.500/troy ons dikonversi dengan membagi angka tersebut dengan 31,1 gram, hasilnya US$ 112,54 per gram.

Dengan asumsi kurs rupiah Rp 15.000/US$, maka untuk harga emas Antam berada di Rp 1,6 juta per gram. Namun perlu diperhatikan harga ini belum termasuk produksi cetak yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan juga faktor lainnya.

Jika merujuk pada perdagangan Selasa kemarin emas sempat melonjak ke rekor tertinggi US$ 1.980,57/troy ons di awal sesi, tetapi harga telah mundur sebanyak 3,7% sejak saat itu ke level terendah di US$ 1.907, 11/ troy ons karena investor membukukan keuntungan dan dolar AS bangkit kembali.

Sementara harga emas logam mulia acuan yang diproduksi oleh Antam hari ini, Rabu (29/7) turun Rp 9.000 atau 0,93% menjadi Rp 955.120/gram di tengah aksi ambil untung atau profit taking setelah reli beberapa minggu terakhir.

Dengan koreksi yang sebesar 3,7% untuk harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa kemarin, maka untuk harga emas Antam jangka pendek, dengan penurunan yang sama sebesar 3,7%, akan berada di level Rp 920.000/gram dari harga hari ini.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam hari Rabu ini (29/7/2020) juga mengalami penurunan yang sebesar Rp 9.000 atau 0,88% ke Rp 1.013.000/gram dari harga sebelumnya yang berada di Rp 1.022.000/gram setelah naik 2,51% atau sebesar Rp 25.000 dari Rp 997.000/gram pada hari Senin.

 

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(har/har)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading