Mager! Emas Dunia Naik Tipis, Harga Emas Antam Justru Stagnan

Investment - Irvin Avriano Arief, CNBC Indonesia
18 October 2019 09:49
Mager! Emas Dunia Naik Tipis, Harga Emas Antam Justru Stagnan
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) stagnan pada Rp 709.000 per gram pada perdagangan Jumat ini (18/10/2019), sama dengan level harga Kamis kemarin.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM - Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram juga stabil di Rp 70,9 juta. 

Stagnannya harga emas Antam itu mengekor harga emas di pasar spot global yang naik tipis tetapi relatif tidak signifikan kemarin. Kenaikan tipis masih terjadi karena dibayangi data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) yang terkontraksi dan pelemahan dolar AS.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.



Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam naik tipis Rp 1.000 per gram hari ini menjadi Rp 680.000 per gram dari Rp 679.000 per gram kemarin.

Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Terkait dengan harga emas di pasar spot global, kemarin harga logam mulia ini sudah mencapai US$ 1.491,64 per troy ounce (oz), naik 0,15% dari US$ 1.489,37/oz pada hari sebelumnya.

Hari ini, harga emas di pasar spot masih turun tipis sebesar 0,02% menjadi US$ 1.491,41/oz.




Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya, dan kali ini kenaikan harga komoditas itu juga karena harganya yang dianggap murah seiring dengan pelemahan dolar AS.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.




TIM RISET CNBC INDONESIA


 

(irv/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading