Analisis Teknikal IHSG

Siap-siap! IHSG Bakal Happy Ending, 6 Hari Beruntun Menguat

Market - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
18 October 2019 09:06
Siap-siap! IHSG Bakal Happy Ending, 6 Hari Beruntun Menguat

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melanjutkan kenaikan kelimanya pada perdagangan Kamis kemarin (17/10/2019), dengan kenaikan 11 poin atau 0,19% pada level 6.181,01. Pada pembukaan Jumat pagi ini, IHSG menguat 0,07% di level 6.185,22.

Tim Riset CNBC Indonesia 
memprediksi IHSG hingga sore nanti akan kembali berfluktuasi dengan kecenderungan kembali menguat. Rentang perdagangannya diperkirakan berada pada level 6.170 hingga 6.230.

Dari bursa saham Amerika Serikat (AS), tiga indeks saham ditutup menguat didorong laporan keuangan beberapa emiten yang ciamik dan perkembangan Brexit yang semakin menemukan titik temu.

Indeks Dow Jones pun ditutup naik 23 poin atau 0,09%, S&P 500 terangkat 8 poin atau 0,28%, dan Nasdaq Composite terbang 32 poin atau 0,40%.


Saham Netflix naik 2,5% setelah mampu mencapai penghasilan yang melampaui ekspektasi analis. Saham Morgan Stanley naik 1% lebih, didorong positifnya pendapatan dari bisnis penasihat investasi.


Secara keseluruhan, earning season atau musim laporan keuangan emiten AS telah dimulai dengan awal yang solid. Lebih dari 78% perusahaan konstituen indeks S&P 500 yang telah merilis laporan keuangan berada di atas ekspektasi analis, berdasarkan data yang dihimpun FactSet.

Penguatan saham-saham di Wall Street juga berkat Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang mengatakan "kami memiliki kesepakatan Brexit baru yang hebat" melalui Twitter miliknya.


Dia meminta anggota parlemen Inggris untuk mendukung kesepakatan ketika diajukan ke Parlemen pada hari Sabtu (19/10/2019).

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker melalui Twitter miliknya berkata bahwa kesepakatan itu "adil dan seimbang".

Namun ini bukan kesepakatan yang final. Parlemen Inggris harus menyetujui terlebih dahulu kesepakatan tersebut sebelum dapat diimplementasikan.

Dari dalam negeri, IHSG sempat terjerembab ke zona merah lantaran laporan keuangan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang di bawah ekspektasi pasar. laba bersih pada kuartal III-2019 drop 24% dibandingkan periode yang sama tahun lalu karena naiknya beban perusahaan.

Beruntung IHSG diselamatkan oleh sentimen positif dari penjualan mobil. Data Refinitiv menunjukkan penjualan mobil selama bulan September naik sebanyak 2.535 kendaraan menjadi 92.938, meningkat dibandingkan bulan Agustus yang hanya 90.403.

Secara bulanan terjadi kenaikan 2,8%, tetapi secara tahunan masih melambat 0,4%. Data tersebut membuat saham PT Astra International Tbk (ASII) terdorong naik dengan ditutup dengan apresiasi 250 poin menjadi Rp 6.625/saham.

Musim rilis laporan keuangan di dalam negeri periode kuartal ketiga juga telah dimulai, beberapa emiten yang akan merilis laporan hari ini ialah: PT Surya Citra Media Tbk/SCMA, PT Bank Negara Indonesia Tbk/BBNI, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk/BTPN, dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah/BTPS.

Secara teknikal, IHSG masih dalam tren kenaikan jangka pendeknya. Terbentuknya pola lilin putih (short white candle) menggambarkan konsistensi tren naik IHSG.

Selain itu, IHSG masih bergerak di atas rata-ratanya 5 dan 20 hari terakhir (moving average/MA5/MA20), yang dicitrakan dengan garis melintang berwarna hijau dan ungu pada grafik.

Bila dicermati lebih lanjut, garis rata-rata IHSG selama 5 hari (MA5) tersebut mulai memotong garis rata-rata IHSG dua puluh harinya (MA20), sehingga memperkuat asumsi bahwa IHSG sedang dalam periode bullish.

Ada potensi IHSG pada perdagangan hari ini akan mengakhiri pekan di zona hijau bahkan di atas level 6.200. Hal ini diperkuat Indikator teknikal Relative Strength Index (RSI) yang bergerak naik dan belum menyentuh level jenuh belinya (overbought).


TIM RISET CNBC INDONESIA

 

(yam/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading