Tips Investasi Saham

Mau Investasi Saham tapi Bingung? Ini Tips Memilih Sahamnya

Investment - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
18 June 2019 16:20
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham merupakan instrumen investasi yang cukup populer hingga saat ini, saham sejatinya merupakan instrumen investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan. Dalam 5 tahun terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah bertumbuh hingga 64,5% pada Juni 2019 ini.

Kinerja tersebut jauh lebih baik bila dibandingkan harga emas di tingkat global yang tumbuh hanya 5,55%. Instrumen investasi lainnya seperti deposito  memberikan imbal hasil lebih baik hanya 5%-7% per tahunnya namun tetap lebih tinggi saham.

Setiap instrumen investasi pastilah memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Investasi saham memang menguntungkan, namun diperlukan pengetahuan yang cukup dalam memilih 636 emiten yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) karena fluktuasi harganya cukup tinggi. Orang bilang, high risk high return.


Untuk memudahkan dalam memilih saham, Tim Riset CNBC Indonesia menjabarkan beberapa tips yang bisa menjadi pegangan terutama untuk investor pemula, atau yang baru mau memulai membeli saham, tetapi bingung gimana caranya.

Oke, mari kita mulai.

Cara Pertama: Mengacu Indeks
Saking banyaknya saham di BEI, maka tentu tak mudah memilih investasi. Nah investor bisa mengacu kepada indeks saham dengan karakteristik tertentu yang dibuat BEI.

Indeks saham atau Indeks Harga Saham adalah ukuran statistik perubahan gerak harga dari kumpulan saham yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu dan digunakan sebagai sarana tujuan investasi.

Saat ini BEI memiliki 22 jenis indeks saham yang tercatat di bursa saat ini. Ada yang dibuat oleh otoritas bursa ada pula yang hasil kerja sama dengan pihak swasta, bahkan kerja sama dengan media massa.

Indeks-indeks tersebut memiliki karakteristiknya masing-masing yang dapat digunakan untuk membaca pergerakan saham secara umum. Nah, salah satu indek yang banyak dibicarakan adalah IHSG.

IHSG merupakan indeks utama yang dijadikan acuan pokok untuk mengukur pergerakan semua saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. IHSG sendiri sering dijadikan pembanding (benchmark) kinerja reksa dana saham sebagai tolak ukur kinerja.

LANJUT KE HALAMAN BERIKUTNYA>>

(yam/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading