Warren Buffet Menyesal Tak Investasi di Google dan Amazon

Investment - Roy Franedya, CNBC Indonesia
07 May 2018 11:00
Warren Buffet Menyesal Tak Investasi di Google dan Amazon
Jakarta, CNBC Indonesia - Meski telah banyak menjadi panutan dalam berinvestasi dan menjadi orang terkaya kedua sejagat, Warren Buffet masih punya penyesalan dalam hidupnya. Pria yang dijuluki Oracle of Omaha ini menyesal tidak berinvestasi di perusahaan teknologi Alphabet, induk Google dan Amazon.

"Saya membuat keputusan yang salah pada Google dan Amazon. Kami sudah melihatnya. Saya membuat kesalahan karena tidak dapat membuat kesimpulan ketika saya merasa harga sahamnya lebih rendah daripada prospek dan harga sebenarnya," ujar Warren Buffet dalam pertemuan pemegang saham tahunan Berkshire Hathaway 2018, Sabtu (4/5/2018) seperti dikutip dari CNBC International.

Sahabatnya, Bill Gates pendiri Microsoft, yang mengingatkannya untuk berhenti menggunakan mesin pencari Altavista dan beralih ke Google. Warren Buffet menambahkan ia harusnya lebih peka karena anak usaha Berkshire, Geico, membayar Google "banyak uang" pada saat penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).


Warren Buffet mengakui dulu ia juga meremehkan kemampuan Amazon untuk mendisrupsi bisnis ritel dan computasi awan (cloud computing) dalam waktu bersamaan dengan kecepatan pertumbuhan yang signifikan.

"Saya memiilki pendapat yang sangat tinggi atas kemampuan Jeff [Jeff Bezos, CEO Amazon]. Ketika pertama kali bertemu saya meremehkan dia. Saya telah mengamati Amazon sejak awal. Saya berpikir apa yang telah dilakukan Jeff Bezos adalah sesuatu yang dekat dengan keajaiban."

"Masalahnya ketika saya berpikir sesuatu akan menjadi keajaiban, saya cenderung tidak bertaruh. Itu pasti jauh lebih baik karena saya memiliki wawasan tentang bisnis tertentu," terang Warren Buffet.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading