Pelapak Asing di Toko Online

Soal Banjir Barang dari China, Ini Penjelasan Shopee

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
10 July 2019 20:34
Soal Banjir Barang dari China, Ini Penjelasan Shopee
Jakarta, CNBC Indonesia - E-commerce Shopee angkat suara terkait penjualan barang dari China yang ditawarkan di platform asal Singapura ini. Menurut data internal Shopee hanya 5% barang dari luar negeri yang ada di Shopee.

Country Brand Manager Shopee Indonesia Rezki Yanuar mengatakan sebagai salah satu Unicorn di Asia Tenggara, sistem Shopee memang memungkinkan adanya pengiriman dari luar Indonesia. Barang yang dikirim dari luar Indonesia waktu pengirimannya lebih lama dibandingkan barang yang dikirimkan di kawasan Indonesia.


"Fokus kami sedari dulu tidak berubah, yakni mengembangkan UMKM negara setempat agar lebih melek digital. Khusus di Indonesia kami bahkan membuat laman khusus untuk mengakomodir produk-produk asli nusantara yakni Kreasi Nusantara," ujar Rezki Yanuar dalam keterangan tertulis kepada CNBC Indonesia, Kamis (10/7/2019).


Rezki menambahkan melalui program Kreasi Nusantara dan dengan keberadaan Shopee di 7 negara di Asia Tenggara dan Taiwan, menjadi kekuatan untuk membuka jalan bagi mitra penjual, pelaku UMKM dan produk - produk lokal untuk memasarkan produk mereka di kancah global khususnya ke negara - negara tempat Shopee beroperasi.

"Sebagai awal kami akan memprioritaskan market Malaysia di tahun ini dan Singapore setelahnya sebagai negara tujuan ekspor," tambah Rezki Yanuar.

Rezki menjelaskan terkait ongkos kirim akan disesuaikan dengan tempat barang berasal, jika memang lokasi barang di luar negeri maka waktu dan ongkos kirim akan disesuaikan dan diberitahukan kepada pembeli terlebih dahulu.


(roy/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading