Internasional

Ambisi Facebook: Merger FB-Instagram-WhatsApp dan Privasi

Fintech - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
15 March 2019 - 15:58
Ambisi Facebook: Merger FB-Instagram-WhatsApp dan Privasi
Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Facebook Inc Mark Zuckerberg pada Rabu (13/3/2019) memposting tulisan tentang masa depan yang lebih "privasi" untuk perusahaan teknologi. Ia mengatakan platform komunikasi yang melindungi privasi akan "menjadi lebih penting daripada platform terbuka saat ini."

Saat ini, Facebook sedang membangun layanan pesan terintegrasi baru yang akan memungkinkan pengguna di Messenger, Instagram dan WhatsApp untuk berkomunikasi secara pribadi satu sama lain.

"Saya percaya masa depan komunikasi akan semakin beralih ke layanan pribadi yang dienkripsi di mana orang dapat yakin apa yang mereka katakan satu sama lain tetap aman dan pesan serta konten mereka tidak akan bertahan selamanya," kata Zuckerberg pada posting Facebook-nya. "Ini adalah masa depan yang saya harap akan membantu mewujudkannya."


Tulisan Mark Zuckerberg merinci cara Facebook dalam merencanakan integrasi fungsi pengiriman pesan dari tiga layanan utama. Mark Zuckerberg mengatakan banyak pekerjaan masih dalam tahap awal, tetapi Ia menambahkan Facebook berencana untuk berkonsultasi dengan para ahli dari luar perusahaan.

Facebook telah dilanda skandal privasi selama setahun terakhir, dan telah menghadapi beragam reaksi dari pengguna dan anggota parlemen.

"Hari ini jika Anda ingin mengirim pesan kepada orang-orang di Facebook Anda harus menggunakan Messenger, di Instagram Anda harus menggunakan Direct, dan di WhatsApp Anda harus menggunakan WhatsApp," tulisnya. "Kami ingin memberi orang pilihan sehingga mereka dapat menjangkau teman-teman mereka di seluruh jaringan ini dari aplikasi mana pun yang mereka sukai."

Zuckerberg mengatakan layanan baru ini akan memprioritaskan keamanan pengguna dan mengenkripsi komunikasi pribadi.

"Saya mengerti bahwa banyak orang tidak berpikir Facebook dapat atau bahkan ingin membangun platform yang berfokus pada privasi - karena terus terang kami saat ini tidak membangun reputasi yang kuat pada layanan perlindungan privasi, dan kami secara historis lebih berfokus pada alat untuk berbagi lebih terbuka," tulis Zuckerberg.

"Tetapi kami telah berulang kali menunjukkan bahwa kami dapat berevolusi untuk membangun layanan yang benar-benar diinginkan orang, termasuk dalam pesan pribadi dan cerita."

Foto: Edward Ricardo

Zuckerberg tidak menjelaskan cara Facebook mengatur fokus barunya pada privasi. Ini adalah hal yang signifikan karena hampir semua pendapatan perusahaan datang melalui iklan yang dibeli bisnis untuk menjangkau pengguna di inti Facebook dan Instagram. Tetapi Facebook telah bereksperimen dengan sejumlah inisiatif dan fitur baru yang dapat menjadi penghasil pendapatan.

Hal yang juga penting, Facebook dapat menghasilkan uang dari komunikasi pribadi melalui pembayaran pribadi. Saat ini perusahaan sedang mengerjakan proyek berbasis mata uang kripto yang akan memungkinkan pengguna WhatsApp untuk mentransfer uang antar pengguna, dilansir dari laporan The New York Times.

Iklan masih cenderung menjadi masa depan Facebook. Messenger pun sudah menampilkan beberapa iklan kepada pengguna ketika mereka menelusuri daftar pesan terbaru mereka. Perusahaan juga telah menambahkan fitur Stories ke Messenger dan WhatsApp. Facebook juga mencari tempat beriklan di Stories Instagram dan aplikasi utama sebagai tempat lain untuk iklan, sehingga strategi pada akhirnya bisa mencapai Messenger dan WhatsApp.

Simak video Facebook, Instagram dan WhatsApp eror di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading