Internasional

Perang Dagang & Rencana Ambisius Elon Musk-Tesla di China

Fintech - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
01 February 2019 16:13
Jakarta, CNBC Indonesia - Tesla Inc membuat keputusan besar dan berisiko dengan meningkatkan penetrasinya di pasar China yang memiliki potensi besar dalam kendaraan listrik. Para eksekutif mengungkapkan rencana besar ini dalam paparan kinerja yang diselenggarakan minggu ini.

CEO Tesla Elon Musk dan CFO Tesla yang pensiun, Deepak Ahuja menekankan tujuan mereka akan pentingnya meningkatkan Tesla Shanghai Gigafactory tahun ini untuk segera mendistribusikan sedan Model 3 buatan Amerika Serikat (AS) kepada pelanggan di China.

Namun Elon Musk menyuarakan kekhawatirannya akan perang dagang AS-China yang bisa kembali memanas dan berdampak pada kenaikan pajak mobil impor sehingga harga jual mobil Tesla tak kompetitif.


Di China, penjualan kendaraan listrik tumbuh lebih cepat daripada negara lain, dan sudah mencapai sekitar 4% dari pasar otomotif Tiongkok. Pertumbuhan didorong insentif dari pemerintah untuk produsen kendaraan listrik dan subsidi bagi masyarakat yang membeli mobil listrik. Tesla ingin membangun pangsa pasar yang besar di China sebelum subsidi dan insentif hilang.

Kementerian industri China mengharapkan produksi "kendaraan energi baru" tahunan naik menjadi 2 juta pada tahun 2020, dan penjualan 7 juta kendaraan energi baru di China pada tahun 2025, mewakili sekitar 20 persen dari keseluruhan pasar otomotif China.

Tesla menghadapi persaingan serius dari perusahaan-perusahaan lokal China seperti: BYD yang didukung Warren Buffet; SAIC, yang membuat mobil listrik Roewe; dan Geely, perusahaan induk Volvo. Mereka juga menghadapi persaingan dari pembuat mobil asing yang memproduksi mobil listrik atau hibrida, dan sudah mengetahui jalan mereka di bidang manufaktur di China, seperti Ford, Hyundai dan Toyota.

Berikut beberapa rencana terbesar Tesla di China yang disampaikan pada paparan kinerja kuartal IV-2018 Tesla di hari Rabu (30/1/2019), sebagaimana ditranskripsikan oleh FactSet dan dikutip dari CNBC International:


NEXT >>>>>



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading