Berkat Digitalisasi, Jualan Pedagang Pasar Ini Naik 4,5 Lipat

Entrepreneur - Dwitya Putra, CNBC Indonesia
25 April 2022 13:00
Tokopedia

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid 19 membawa dampak sangat signifikan terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para pedagang di pasar tradisional. Akibat pandemi, omzet pedagang di pasar tradisional anjlok sekitar 70-90%, jika dibandingkan kondisi normal. Bahkan ada juga pedagang yang sampai gulung tikar.

Kondisi tersebut terjadi lantaran banyak masyarakat lebih memilih untuk bertransaksi di minimarket sekitar perumahan atau secara online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut dilakukan demi menghindari kerumunan sesuai dengan anjuran pemerintah.

Kejadian itu bisa dijadikan pembelajaran bahwa pentingnya pelaku usaha melakukan proses adaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital guna memperluas pangsa pasar pedagang tradisional.


Contohnya, Pasar Cihapit di Kota Bandung Jawa Barat yang berkolaborasi dengan platform digital Tokopedia melalui Pasar Cihapit Online. Saat ini sejumlah produk yang dijual pedagang di Pasar Cihapit mulai dibanjiri pesanan dari luar Kota Bandung.

"Ada produk dalam kemasan seperti kerupuk yang pemesannya dari luar Kota Bandung, seperti Papua dan Aceh. Ini melebihi ekspektasi kami saat mulai berkolaborasi dengan Tokopedia melalui Pasar Cihapit Online," kata Kepala Pasar Cihapit Dewi Wulansari belum lama ini.

Dewi tidak menyangka pasar yang sedemikian luas bisa dijangkau oleh pedagang Pasar Cihapit Online. Menurut Dewi, hal itu menjadi potensi pasar yang sedemikian besar yang bisa dioptimalkan.

Sebelum bergabung dengan program pasar rakyat digital yang digagas oleh Tokopedia, konsumen Pasar Cihapit sebatas masyarakat yang tinggal di sekitaran pasar saja. Terlebih lagi sebelum masa pandemi, perdagangan di Pasar Cihapit sepenuhnya dilakukan secara konvensional.

Kondisi tidak berubah meski sudah dilakukan inovasi dengan memanfaatkan media sosial. Saat itu, konsumen bisa memesan melalui layanan pesan singkat WhatsApp (WA), tapi tidak berjalan lancar karena dinilai tidak simpel.

Setelah berkolaborasi dengan Tokopedia, melalui Pasar Cihapit Online, Transaksi konsumen bisa dilakukan secara praktis dan efektif.

"Target pasarnya pun semakin luas. Tidak hanya di Kota Bandung saja, tapi bisa menjangkau ke seluruh Indonesia," sebut Dewi.

Dia menyebut, rata-rata pertumbuhan penjualan pedagang Pasar Cihapit Online kini mencapai 20%. Dengan manfaat yang dirasakan itu, Dewi terus melakukan sosialisasi supaya pedagang di Pasar Cihapit dapat bergabung dalam program Pasar Cihapit Online untuk memperluas target pasar.

Sementara itu, Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Daerah Tokopedia, Emmiryzan, mengungkapkan, Pasar Cihapit Online mulai bergabung dengan Tokopedia sejak Mei 2021.

Semenjak bergabung melalui Pasar Cihapit Online ada kenaikan pesanan yang diterima oleh pedagang Pasar Cihapit. Kenaikannya, bisa mencapai sebanyak 4,5 kali lipat.

"Pasar Cihapit Online ini adalah salah satu pasar tradisional yang beradaptasi ketika di masa pandemi Covid-19 dengan beragam produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Bandung," terang Emmiryzan di Bandung.

Tokopedia digandeng Kementerian Perdagangan sebagai mitra strategis digitalisasi pasar tradisional melalui MoU Peningkatan Daya Saing dan Penyediaan Fasilitas Ruang Promosi Melalui Digitalisasi Pasar Rakyat dengan Memanfaatkan Aplikasi Tokopedia.

Pemanfaatan teknologi digital diakui telah membawa banyak terobosan dan inovasi di berbagai bidang, termasuk pasar tradisional. Pada 2021, kontribusi UMKM terhadap PDB nasional mencapai 61,97% atau senilai Rp 8,6 triliun.

Kontribusi tersebut, diantaranya disumbang oleh para para pelaku usaha di pasar tradisional di Indonesia yang menurut data BPS pada 2019 mencapai 15,657 pasar tradisional.

Melalui kemitraan ini, Tokopedia memberikan fasilitas ruang promosi melalui akun pasar rakyat di platform Tokopedia.

Menurut Emmiryzan sejak April 2020, sudah ada 10 pasar rakyat yang telah bergabung menjadi pasar rakyat digital di Tokopedia.

Selain Pasar Cihapit, ada juga Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka Kabupaten Bandung, Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, Pasar Beringharjo di Yogyakarta, Pasar Anyar di Tangerang, Pasar Kampung Baru dan Pasar Pa'baeng-baeng di Makassar, Pasar Oro-oro Dowo Malang, Pasar Gentan di Sleman serta Pasar Badung di Denpasar.

"Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka di Kabupaten Bandung juga berhasil mencatatkan peningkatan jumlah pesanan sebanyak 58 kali di 2021," ungkap Emmiryzan.

Sementara Pasar Cikurubuk juga turut mencatat kenaikan jumlah pesanan hingga lebih dari 6 kali lipat sejak bergabung dengan Tokopedia.

Disaat bersamaan, GoTo, perusahaan teknologi dengan ekosistem digital terbesar di Indonesia terus memantapkan gerakan #BangkitBersama di seluruh Indonesia, untuk mendukung pelaku UMKM tumbuh dan menjadi juara di negeri sendiri, dengan semangat "Yang Lokal, Yang Juara".

Kali ini, bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, GoTo berkolaborasi mendukung pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM yang berfokus pada pembukaan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas masyarakat melalui digitalisasi layanan publik.

 


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading