Ini Solusi Dari Istana Untuk Klaster Covid-19 di Kementerian

Entrepreneur - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
18 September 2020 20:15
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan keterangan pers usai mengunjungi dua warga negara Indonesia (WNI) yang positif virus corona (Covid-19)  di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (2/3/2020). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Dany Amrul Ichdan mengatakan kantor pemerintah harus menjadi contoh agar tidak menambah daftar panjang pertambahan klaster perkantoran.

"Kantor pemerintah harus menjadi pionir dalam pelaksanaan audit environment safety agar menjadi panutan atau role model bagi kegiatan perkantoran pada umumnya untuk mencegah cluster perkantoran lebih luas lagi," katanya kepada CNBC Indonesia di Jakarta, Jumat (1/9/2020).

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengunggah data yang menunjukkan bahwa salah satu kantor dengan kasus Covid-19 tertinggi adalah Kementerian Kesehatan. Tercatat ada 252 kasus tercatat di Kemenkes per Jumat (18/9).


Adapun menurutnya, sterilisasi menjadi hal yang harus dilakukan khususnya jika melihat urgensi dari banyaknya klaster perkantoran yang dilaporkan. Misalnya sterilisasi dengan penyemprotan dan memastikan sumber-sumber ventilasi seperti AC, jendela dan exhaust aman.

"Selanjutnya segera perlu dibentuk tim kecil ahli utk audit cluster perkantoran (Audit Environment safety) untuk melihat zonasi ruang, ventilasi, kapasitas dan utilisasi ruangan serta konsistensi penerapan protokol kesehatannya," katanya.

Menurutnya, tak hanya di Kementerian Kesehatan, namun hal ini juga mutlak dilakukan di perkantoran lainnya. "Agar regulasi baik infrastruktur inti maupun penunjang dapat lebih tepat dan konsisten di lapangan," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading