Internasional

Srikandi Ini Jadi Wanita Terkaya China di Usia 26 Tahun

Entrepreneur - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
25 July 2018 12:54
Srikandi Ini Jadi Wanita Terkaya China di Usia 26 Tahun
Jakarta, CNBC Indonesia - Nama Yang Huiyan memang tak sepopuler Jack Ma, bos Alibaba Group atau Pony Ma, pendiri Tencent. Tetapi Yang Huiyan merupakan salah satu orang terkaya di China.

Perempuan ini merupakan pemegang saham pengendali Country Garden Holdings Co, sebuah pengembang perumahan terbesar di China berdasarkan penjualan, saat ini adalah orang terkaya ke-35 di dunia menurut Billionaires Index dari Bloomberg. Perempuan berusia 36 tahun itu juga menjadi perempuan terkaya dan miluner termuda di China. Kekayaan bersihnya diperkirakan sebesar US$22,3 miliar (Rp 323,6 triliun).

Dia bukanlah pendatang baru di kalangan konglomerat paling berpengaruh di Asia. Yang Huiyan sebenarnya adalah orang terkaya di China di tahun 2007 saat usianya baru 26 tahun. Setelah perusahaannya mulai melantai di Bursa Saham Hong Kong (Hong Kong Stock Exchange), kekayaannya tiba-tiba menjadi US$16 miliar.


Yang Huiyan adalah contoh langka seorang pewaris kekayaan miliaran dolar di negara asalnya, yang menikmati ledakan ekonomi selama generasi terakhir ini. Ayahnya yang bernama Yeung Kwok Keung turut mendirikan Country Garden di tahun 1992, mentransfer semua kepemilikan saham di perusahaan itu ke Yang Huiyan di tahun 2005, kemudian mendidiknya sebagai penerus takhta.

Tujuannya adalah untuk "mendidik Yang Huiyan sebagai penerus kepentingan keluarganya" di grup itu, kata Country Garden dalam sebuah pernyataan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang dikutip situs Time.com. Kini, Yang Huiyan memiliki 57% saham di Country Garden.

Kekayaan itulah yang mungkin menyebabkan harian nasional China Daily mengumumkan pernikahannya dengan menuliskan "Sorry, bachelors" yang berarti "Maaf, para bujangan".

Yang Huiyan sendiri adalah sosok yang tidak terlalu banyak diekspose media. Hanya ada sedikit informasi tentang kehidupan pribadinya, termasuk sang suami yang kabarnya adalah anak seorang pejabat tinggi China.

Mereka berdua rupanya bertemu lewat kencan buta. Informasi lain yang diketahui publik, Yang Huiyan adalah lulusan Ohio State University dan memiliki seorang adik perempuan bernama Yang Ziying, yang juga menjabat sebagai direksi Country Garden.

Yang Huiyan memiliki minat di luar bisnis properti. Pasalnya, dia juga menjadi Direktur Bright Scholar Education Holdings yang merupakan operator sekolah K-12 internasional dan bilingual terbesar di China. Sekolah itu juga sudah tercatat di Bursa Saham New York (New York Stock Exchange/NYSE) pada tahun 2007.

Ayah Yang Huiyan, sosok yang juga tidak dikenal publik, sudah sepenuhnya menyerahkan Country Garden ke tangan Yang Huiyan. Meskipun begitu, dia masih menjabat sebagai Direktur dan Direktur Eksekutif perusahaan itu, sementara putrinya menjabat sebagai Wakil Direktur.

Ayah Yang Huiyan, awalnya bekerja sebagai petani dan pekerja bangunan sebelum membangun kerajaan bisnisnya sendiri, menurut media China. Namun, putrinya mendapatkan keuntungan yang cukup bagus karena pelepasan saham perusahaan secara bertahap.

Yang Huiyan kembali muncul dalam pemberitaan di bulan Januari, ketika kenaikan harga saham Country Garden meningkatkan kekayaannya menjadi US$2,1 miliar hanya dalam empat hari perdagangan. Kenaikan kekayaan yang signifikan untuk waktu bekerja kurang dari seminggu.

Secara umum, para pengembang China menikmati ledakan di pasar properti.

Yang Huiyan adalah miliuner ke-empat di antara para miliuner China di indeks Bloomberg. Dia berada di belakang Hui Ka Yan, 59 tahun, Direktur dan pemegang saham China Evergrande Group dengan kekayaan senilai US$27,4 miliar. Perusahaan itu sudah membangun lebih dari 500 proyek di 18 kota China.

Sebagai pengusaha muda, Yang Huiyan masih memiliki banyak waktu untuk mengejar ketertinggalan ini.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading