Perusahaan Wajib Tahu, Ini yang Perlu Dilakukan Sebelum Adopsi AI
Jakarta, CNBC Indonesia - VP of Communications HashMicro Syifa Fadiyah memaparkan hal yang perlu diketahui perusahaan sebelum mengadopsi teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya Agentic AI.
Seperti diketahui, Agentic AI merupakan sistem kecerdasan buatan otonom yang dirancang untuk merencanakan, mengambil keputusan, dan mengeksekusi tugas secara mandiri guna mencapai tujuan tertentu tanpa harus selalu diarahkan langkah demi langkah oleh manusia.
"Jadi yang perlu tahu bagaimana kinerja bisnis sebelumnya dan kemudian jenis masalah apa yang ingin Anda selesaikan. Anda tidak ingin memulai dengan AI-nya terlebih dahulu," ungkap dia dalam Road to CNBC Indonesia Awards 2026 'Best AI Ecosystem', Jumat (30/10/2026).
Syifa menambahkan perusahaan tak dapat memulai dengan memberikan pompt atau perintah untuk langsung menggunakan AI tersebut. Tetapi dapat memulai dari masalahnya terlebih dahulu atau use case
"Definisikan masalahnya, definisikan tujuan yang ingin dicapai saatAI agentbekerja berdampingan dengan tim Anda," terang Syifa.
Kemudian menggunakan tolok ukur untuk hasil akhir. Seseorang perlu melakukan pengawasan untuk hal yang tengah dikerjakan AI sekaligus mengevaluasi proses pengerjaannya.
"Apakah AI tersebut dapat memahami skenario bisnis nyata Anda dan memastikan tidak ada batasan yang dilanggar," tambah dia.
Selanjutnya adalah memulai adopsi dengan bertahap, yakni dengan tugas berisiko rendah yang terdefinisi dengan baik terlebih dahulu.
"Dan kemudian secara bertahap memperluas tanggung jawabnya disertai bukti bahwa AI agent ini mampu menjalankan tanggung jawab baru yang diberikan kepadanya," pungkas Syifa.