Warga RI Pakai AI Bukan Buat Kerja, Paling Hobi Bikin Gambar

Redaksi,  CNBC Indonesia
22 October 2026 15:50
Big Ben, Inggris, Gemini AI
Foto: Big Ben, Inggris, Gemini AI

Jakarta, CNBC Indonesia - Penggunaan AI oleh bisnis di Indonesia masih sangat rendah. Mayoritas token AI di RI dihabiskan untuk penggunaan individual, terutama untuk membuat konten gambar.

Menurut laporan eConomy SEA 2026 yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, adopsi teknologi generatif AI di 6 negara di Asia Tenggara tumbuh pesat hanya dalam 3 tahun. Jumlah pengguna AI telah melampaui 243 juta orang atau sekitar 58 persen dari populasi produktif di Asia Tenggara.

Faktor utama yang memacu adopsi teknologi generatif AI seperti Gemini, ChatGPT, dan Claude di Asia Tenggara adalah ketersediaannya. Beragam chatbot tersebut bisa diakses secara gratis untuk fungsi tertentu dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari urusan pekerjaan hingga hiburan.

Meskipun adopsinya tumbuh dengan pesat, intensivitas penduduk Asia Tenggara dalam penggunaan AI masih sangat rendah. Jumlah token yang dihabiskan oleh penduduk Asia Tenggara per kapita hanya sekitar 10 persen, jauh lebih rendah dibanding penduduk Amerika Serikat yang menebus 60 persen.

Rencahnya penggunaan token oleh penduduk Asia Tenggara disebabkan oleh penggunaan AI oleh perusahaan (enterprise) yang masih sangat rendah, kecuali di Malaysia dan Singapura.

Di Indonesia, Filipina, dan Vietnam, 80-85 persen penggunaan AI digunakan untuk aktivitas konsumer. Hanya 15-20 persen dari token yang digunakan oleh bisnis. Di sisi lain, penggunaan AI oleh bisnis di Singapura mencapai 60 persen dan di Malaysia mencapai 55 persen.

Laporan eConomy SEA 2026 juga menyorot kecenderungan warga RI untuk memanfaatkan Gemini untuk aktivitas kreatif. Sekitar 32 persen dari konten yang diproduksi Gemini untuk warga RI adalah gambar atau sekitar 9 juta gambar setiap hari.

Di sisi lain, penggunaan AI oleh warga Singapura didominasi untuk urusan pekerjaan sehari-hari. Warga Singapura secara rata-rata mengirim 10 permintaan per hari kepada Gemini yang sebagian besar untuk aktivitas profesional, akademis, dan coding.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Konten Medsos Buatan AI Makin Merajalela, Faktanya Bikin Kaget


Most Popular
Features