Elon Musk Cekik Internet di Ukraina Sampai Drone Tak Bisa Terbang

Redaksi,  CNBC Indonesia
21 October 2026 12:15
A view from the cockpit of a Romanian F-16 fighter jet during a mission to intercept and neutralize two drones that entered Romanian airspace without authorization on October 17, in this handout image provided by the Borcea 86th Air Base and released
Foto: via REUTERS/Romanian Ministry of National De

Jakarta, CNBC Indonesia - Keputusan untuk memperlambat layanan internet satelit Starlink yang menjadi tulang punggung komunikasi militer Ukraina ternyata datang langsung dari Elon Musk. Langkah ini membuat peralatan milik Ukraina kesulitan beroperasi, dan diketahui juga telah dibahas dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dikutip Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan laporan The Wall Street Journal, Musk memberikan perintah untuk membatasi kecepatan koneksi perangkat Starlink yang dipakai di Ukraina. Akibatnya, sebagian sistem kendali drone yang bergantung pada jaringan tersebut menjadi hampir tidak dapat digunakan. Langkah ini muncul tepat setelah Musk dan Trump sama-sama menyampaikan kritik terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Sumber yang mengetahui masalah ini menyebutkan bahwa Musk membahas pembatasan tersebut dengan pejabat tinggi pemerintah AS, termasuk Trump. Namun saat masalah ini diketahui publik, Trump menyatakan tidak mengetahui siapa yang memerintahkannya dan ingin mengetahuinya.

"Tapi saya akan cari tahu," kata Trump.

Keluhan publik Zelenskyy mengenai melemahnya pertahanan negaranya memicu penyelidikan tidak resmi di lingkungan Gedung Putih.

Musk kemudian menyatakan bahwa versi militer Starlink yang disebut Starshield dimiliki dan dikendalikan sepenuhnya oleh pemerintah Amerika Serikat, dan setiap pembatasan ditentukan oleh militer AS serta Presiden. Pernyataan ini muncul setelah keputusan pembatasan tersebut diketahui luas, dan memunculkan pertanyaan tentang siapa sebenarnya yang memegang kendali atas jaringan yang dipakai di medan perang Rusia-Ukraina.

Pihak Gedung Putih maupun perwakilan SpaceX belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan ini.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Akses Starlink Tiba-Tiba Dibatasi Tanpa Peringatan, Ada Apa?


Most Popular
Features