Konten Viral AI Bertebaran di Medsos, Ini Cara Cek Biar Tak Tertipu

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
14 October 2026 11:20
Foto kolase hasil olahan gambar Gemini AI dengan bertema taman bunga sakura dan taman bunga matahari. (Gemini AI)
Foto: Foto kolase hasil olahan gambar Gemini AI dengan bertema taman bunga sakura dan taman bunga matahari. (Gemini AI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Google baru saja meluncurkan SynthID, situs yang memungkinkan masyarakat memeriksa apakah sebuah foto, video, atau audio dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Layanan ini sebelumnya hanya tersedia bagi jurnalis, profesional media, dan peneliti untuk keperluan pengujian, tapi sekarang bisa digunakan secara luas.

Mengutip TechCrunch, Google mulai membuka akses situs tersebut untuk publik pada Selasa (6/10). Pengguna kini bisa memanfaatkan alat ini untuk memverifikasi konten digital yang diduga dihasilkan AI.

Google menggunakan teknologi SynthID yang diperkenalkan pada 2023 untuk mengidentifikasi konten buatan AI. Teknologi ini menyematkan tanda air digital (watermark) pada media yang dihasilkan model AI Google.

Sejumlah model dan layanan Google telah menggunakan SynthID, termasuk Nano Banana, Veo, dan Lyria, serta perangkat yang memiliki kemampuan menghasilkan konten seperti Gemini, Flow, ProducerAI, dan Vids.

Google juga telah mengintegrasikan verifikasi SynthID ke aplikasi Gemini dan peramban Google Chrome. Perusahaan menyebut pengguna saat ini mengajukan sekitar 1 juta permintaan verifikasi konten setiap hari.

Selain Google, OpenAI, Nvidia, dan Kakao juga mendukung SynthID. OpenAI bahkan memiliki situs tersendiri untuk memeriksa konten. Sementara itu, Apple dikabarkan akan segera menambahkan dukungan terhadap teknologi tersebut.

Cara cek foto dan video buatan AI pakai SynthID

Pengguna dapat memeriksa foto atau video melalui situs SynthID dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka websiter SynthID di https://synthid.com/
  • Klik opsi Select File, lalu pilih foto atau video yang ingin diperiksa.
  • Tunggu hingga situs memproses file dan menampilkan hasil pemeriksaan.
  • Kemudian, periksa keterangan yang muncul untuk mengetahui apakah media tersebut teridentifikasi sebagai konten buatan AI dari mitra SynthID.
(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Komentator Singapura-Malaysia Ngaco, Sebut Liverpool Sampai Tiger Wood


Most Popular
Features