Ilmuwan Ungkap Otak Manusia Ternyata Ada Dua

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
25 September 2026 20:20
Ilustrasi Otak Manusia. (Dok. Freepik)
Foto: Ilustrasi Otak Manusia. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandangan bahwa otak manusia berasal dari satu organ tunggal ternyata salah. Sebuah penelitian menemukan fakta sebaliknya.

Para ilmuwan dari Universitas Stanford menemukan otak terdiri dari dua sistem terpisah, bukan berkembang dari satu sel induk saja. Otak manusia mengalami evolusi secara independen selama ratusan juta tahun terakhir.

Penelitian ini menunjukkan salah satu sistem otak mengatur fungsi tubuh vital. Dalam hal ini pernapasan serta detak jantung.

Sementara itu, sistem otak lainnya terkait mengenai pemikiran tingkat tinggi. Sistem tersebut akan memberikan kemampuan berpikir tingkat tinggi bagi manusia, seperti bahasa, kesadaran dan pemikiran abstrak.

Tim peneliti mempelajarinya melalui embrio tikus yang tengah berkembang. Dari sana ditentukan otak belakang mengikuti jalur perkembangan terpisah yang berjalan pararel dengan jalur membentuk otak depan dan otak tengah.

"Untuk pertama kalinya, kami menunjukkan bagian depan otak berasal dari sel progenitor yang sama sekkali berbeda dengan bagian belakang otak," kata penulis senior studi dari Universitas Stanford, Kyle Loh, dikutip dari laman People, Jumat (25/9/2026).

Dari temuan penelitian ini juga menjelaskan mengapa ilmuwan kesulitan menumbuhkan jenis sel otak tertentu. Selain itu juga mengetahui kondisi yang memengaruhi batang otak, bagian otak belakang seperti atrofi otot tulang belakang (SMA) dan sklerosis lateral amiotrofik (ALS) yang juga dikenal dengan penyakit Lou Gehrig.

Loh menjelaskan dua sistem saraf yang ada digabungkan secara spasial selama evolusi terjadi.

Sementara itu, salah satu penulis utama, Rayyan Jokhai mengaku terkejut dengan hasil temuan timnya. Termasuk fakta bahwa ratusan juta tahun lalu sistem otak bekerja dalam dua sistem yang terpisah.

"Saya terkejut dengan temua kami, sebab kata otak menyiratkan organ berkesinambungan dengan memiliki asal tunggal," ucapnya.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Merinding, Pesona Gelap Gerhana Matahari di Penjuru Dunia


Most Popular
Features