Demo Besar-Besaran, Pemerintah Langsung Blokir Internet

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Jumat, 24/07/2026 14:25 WIB
Foto: REUTERS/Sonu Kishan

Jakarta, CNBC Indonesia - Demo besar-besaran di India yang menuntut pengunduran diri menteri pendidikan berdampak besar. Sebuah laporan menyebutkan pemerintah setempat memblokir internet di lokasi protes.

Dua sumber kepada Reuters mengatakan perusahaan telekomunikasi diperintahkan untuk menonaktifkan layanan seluler bagian tengah Delhi. Termasuk bagian dalam dan sekitar lokasi demo.


Semua sumber mengungkapkan perusahaan telekomunikasi mematuhi perintah pemblokiran akses, dikutip Jumat (24/7/2026).

Laporan Reuters juga mengatakan tidak ada konektivitas data seluler pada banyak bagian pusat Dehli pada Kamis malam (23/7/2026). Tidak ada sinyal internet ini juga membuat pembayaran digital yang dilakukan tidak bisa diterima oleh pedagang, pemilik toko hingga restoran.

Baik juru bicara pemerintah dan departemen telekomunikasi India tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar. Perusahaan telekomunikasi negara tersebut, Jio, Bharti Airtel dan Vodafone-Idea juga belum memberikan komentar.

Protes itu terkait dugaan kecurangan dan kebocoran soal ujian masuk sekolah kedokteran. Kejadian ini berdampaka pada 2 juta siswa pada Mei lalu dan dikaitkan dengan beberapa kasus siswa yang bunuh diri.

Gerakan demonstran muda yang disebut sebagai Partai Janta Kecoa (CJP) menuntut Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan untuk mengundurkan diri. Seorang aktivis Sonam Wangchuk juga menyuarakan protesnya melalui mogok makan selama 26 hari.

Sementara Pradhan telah buka suara setelah dirinya dituntut untuk mengundurkan diri. Dia hanya mengatakan pemerintah berkomitmen mengatasis kekhawatiran dan mereformasi ujian.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: AI Tak Gantikan Peran Guru, Tapi Bantu Kualitas Pendidikan RI