Airlangga Pamer Investasi Jumbo Masuk ke RI di Depan Singapura
Jakarta, CNBC Indonesia - Batam telah menjadi gerbang pembuka investasi masuk ke Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan beberapa investasi tersebut dalam gelarang Nongsa Changi Landing Ceremony yang juga dihadiri Gan Kim Yong, Wakil Perdana Menteri & Menteri Perdagangan dan Industri Singapura.
Salah satunya fasilitas BW Digital di Nongsa Digital yang menyediakan daya hingga 120 Megawatt. Selain itu juga ada raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Oracle yang memilih Batam sebagai lokasi pengembangan wilayah komputasi awal terbarunya.
Adapula ekspansi industri yang membuat pusat data Batam berkembang 22% setiap tahunnya. Diharapkan dengan capaian ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi 8% seperti yang diinginkan.
"Ini adalah sektor yang tepat untuk mendorong pertumbuhan Indonesia, sehingga keinginan kita untuk mencapai 8% mudah-mudahan bisa terwujud dengan ekosistem digital ini," jelas Airlangga, Senin (20/7/2026).
Dalam kesempatan itu, dia mengatakan koneksi digital antara Changi dan Nongsa merupakan salah satu hal dalam era baru dunia teknologi. Yakni era AI, saat komunikasi terjadi antara manusia dan mesin, serta mesin penggerak koneksi digital yang cepat.
Dia juga menyinggung kecepatan kabel bawah laut Nongsa-Changi yang berkapasitas 1,6 petabyte, hanya 0,2 milidetik.
Dengan kemampuan infrastruktur tersebut, Airlangga memastikan Nongsa-Changi menjadi fondasis fisik dari koridor digital baru. Dia pun berkelakar jika tidak akan ada kemacetan dalam dunia digital, berbeda dengan jalanan di dunia nyata.
"Bayangkan jarak yang sama dari Jakarta ke Bogor untuk 50 kilometer, membutuhkan waktu lebih dari satu jam karena kemacetan. Tidak ada kemacetan di jalur digital ini. Jadi, selamat!" ucapnya.
(fab/fab) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]