Pabrik iPhone Buka 8.900 Lowongan Kerja, Tugasnya Cuma Satu

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
13 July 2026 19:45
Petugas keamanan memeriksa kendaraan yang melintas di pintu masuk Pabrik Elektronik Tata yang memproduksi komponen iPhone di Hosur, Tamil Nadu, India, 28 September 2024. REUTERS/Haripriya Suresh
Foto: Petugas keamanan memeriksa kendaraan yang melintas di pintu masuk Pabrik Elektronik Tata yang memproduksi komponen iPhone di Hosur, Tamil Nadu, India, 28 September 2024. REUTERS/Haripriya Suresh

Jakarta, CNBC Indonesia - Pabrik pembuat iPhone asal India, Tata Consultancy Services, tengah membangun tim besar dengan jumlah hingga 8.900 tenaga kerja. Tim ini akan bekerja untuk satu tujuan, yakni mempercepat adopsi AI.

"Kami akan memastikan memiliki 1%-1,5% karyawan yang menjadi FDE (Field Daya Engineers)," kata CEO K Krithivasan dikutip dari Reuters, Senin (13/7/2026).

Reuters menyebutkan angka dari Krithivasan berarti sekitar 5.900-8.900 orang. Namun, tidak disebutkan apakah jumlah tersebut akan dipenuhi dengan perekrutan karyawan baru atau melatih ulang staf yang ada.

Pegawai dalam tim itu akan mempercepat adopsi AI dan menyesuaikan alat dengan kebutuhan bisnis. Selain itu juga melakukan evaluasi akuisisi bidang AI.

Sementara itu, Krithivasan menyinggung soal kekhawatiran AI akan mengganggu model outsourcing. Dia menepis anggapan itu dan memastikan perusahaan membutuhkan mitra seperti TCS untuk melakukan integrasi dan menerapkan sistem AI.

"Yang dibutuhkan adalah pengetahuan mendalam soal lingkungan pelanggan agar semuanya berjalan lancar. Di sana kami membedakan diri. Ini tidak ada hubungan dengan arbitrase biaya. Pada dasarnya adalah kumpulan talenta yang telah kami bangun," jelasnya.

Meski memiliki visi yang kuat soal AI, namun pendapatan perusahaan tak terlalu baik. Pertumbuhan pendapatan AI tahunan dilaporkan melambat 13% pada kuartal pertama dibandingkan 28% dari kuartal sebelumnya.

Krithivasan sendiri menginginkan bisnis bisa bertumbuh hingga 25% per kuartal dalam jangka panjang.

TCS juga telah berinvestasi sebesar US$1 miliar untuk pengembangan talenta dan membuat AI bisa diakses secara internal. Fokusnya adalah melakukan pelatihan, perekrutan tepat sasaran dan khusus di bidang teknologi berbasis AI.

(fab/fab) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pabrik iPhone Diserang Maling, Pemerintah Sampai Turun Tangan


Most Popular
Features