China Diam-Diam Rampok Harta Karun Amerika, FBI Turun Tangan
Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan AI antara Amerika Serikat (AS) dan China semakin sengit. Hacker asal Beijing berupaya mempersempit kesenjangan dengan berfokus mencuri teknologi asal Amerika.
"Seiring memanasnya persiangan AI, (Republik Rakyat China) semakin menargetkan sektor teknologi," kata direktur program teknologi strategis di lembaga think tank Center for Strategic and International Studies, Matt Pearl, dikutip dari CNBC Internasional, Kamis (2/7/2026).
Pearl menambahkan China tak lagi berfokus pada rahasia dagang tertentu. Namun para peretas memperluasnya untuk memahami peta jalan produk suatu perusahaan, khususnya di sektor kompetitif hingga mengindetifikasi kelemahan pada rantai pasokan.
Menurutnya, ini jadi cara untuk mempersempit kesenjangan AI selama tiga hingga empat bulan dengan kemampuan AS.
Sejumlah kasus terkait pencurian yang dilakukan China telah terbuka dalam beberapa waktu terakhir. Salah satunya dilakukan raksasa keamanan siber AS, Crowdstrike pada Juni lalu.
CrowStrike menuding entitas China menyerang lebih dari setengah serangan dengan target perusahaan teknologi khususnya pada AI selama 12 bulan terakhir. Anthropic juga meluncurkan tuduhan serupa kepada sejumlah perusahaan China termasuk Alibaba. Para perusahaan itu disebut akan mencuri kemampuan AI milik Anthropic.
Copyleaks yang merupakan sebuah startup AI asal AS juga pernah menuding adanya kesamaan model R1 milik DeepSeek dengan model ChatGPT tahun lalu. Respon yang dihasilkan disebut hampir yang sama, artinya R1 kemungkinan telah dilatih dengan model AI asal AS.
"Kami belum melihat kesamaan gaya dengan LLM lain," kata CEO dan salah satu pendiri CopyLeaks, Alon Yamin.
FBI mengatakan kampanye spionase China menjadi ancaman keamanan nasional AS. Lembaga itu memastikan melakukan penyelidikan atas risiko pencurian teknologi oleh pihak asing.
"FBI memprioritaskan penyelidikan pada potensi pencurian teknologi AS yang dilakukan pihak asing dan berkomitmen melindungi tanah air," jelas FBI.
(fab/fab) Add
source on Google