Lazada PHK Gede-gedean di Asia Tenggara, Termasuk Indonesia?
Jakarta, CNBC Indonesia - Lazada dilaporkan memangkas sekitar 5% karyawan di Asia Tenggara. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan e-commerce itu untuk memastikan operasional tetap fokus, efisien, dan selaras dengan kebutuhan bisnis saat ini.
"Kami berkomitmen untuk mendukung karyawan yang terdampak selama masa transisi dengan panduan dan dukungan yang relevan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Lazada, dikutip dari CNA, dikutip Jumat (26/6/2026).
Lazada tidak mengungkap posisi apa saja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Perusahaan hanya menyatakan saat ini sedang meninjau sejumlah posisi tertentu di seluruh wilayah operasinya.
Lazada saat ini beroperasi di enam pasar Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Tidak disebutkan berapa jumlah pasti karyawan yang dirumahkan di setiap negara tempat mereka beroperasi di wilayah tersebut.
Didirikan pada 2012, Lazada kemudian diakuisisi Alibaba Group pada 2016. Kantor Lazada di Singapura kini menjadi kantor pusat regional bagi bisnis e-commerce Alibaba di Asia Tenggara.
Tahun 2024 lalu, Lazada juga melakukan PHK besar-besaran pada karyawan di seluruh Asia Tenggara.
Saat itu, jumlah pegawai yang dirumahkan mencapai ratusan. Singapura disebutkan jadi wilayah operasional yang terdampak paling besar.
(dem/dem) Add
source on Google