Pulau Lapis Emas Ditemukan di Wilayah RI, Ternyata Ini Lokasinya

MFakhriansyah,  CNBC Indonesia
11 June 2026 06:20
Kawasan hutan Batang Toru. (YouTube/CNN Indonesia)
Foto: Kawasan hutan Batang Toru. (YouTube/CNN Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pulau emas bukan hanya legenda atau cerita fiksi semata. Ternyata lokasinya ditemukan berada di Indonesia.

Cerita soal pulau emas terdengar dari berbagai karya klasik dan syair di India. Di sana tercatat keberadaan pulau tersebut di seberang lautan, termasuk kisah Ramayana yang menggambarkan pelayaran ke pulau yang disebut Suvarnabhumi.

Bahkan ribuan tahun lalu, para ahli Yunani dan Romawi yang hidup 31SM-416 Masehi juga menceritakan kehadiran pulau yang berisi emas di selatan India. Salah satu teks juga menyebutkan 'pulau emas berada di Matahari yang berada di atas kepala', atau diartikan berada di garis khatulistiwa.

Sementara naskah kuno era Dinasti Ming China (abad ke-14) menyebut negeri San Fo Tjai kayak akan emas berada di kawasan selatan.

Banyak versi dari peradaban kuno menjelaskan bahwa pulau emas itu akan membuat orang yang ke sana menjadi makmur. Buktinya baru bisa ditemukan saat era penjelajahan samudra, abad ke-15.

emasemas Foto: emas

Ternyata pulau itu adalah Sumatra. Sejarawan O.W Wolters dalam Kebangkitan dan Kejayaan Sriwijaya Abad III-VII (2017) menuliskan berbagai catatan terkait hal itu.

Penggalian pun dilakukan. Catatan William Marsden dalam The History of Sumatera (1811) berbunyi Padang, Sumatra Barat menerima 10 ribu ons atau 283 kg emas dari 1.200 tambang di pedalaman, dengan perkiraan nilai ekonomis mencapai 1 juta gulden.

Denys Lonbar dalam Kerajaan Aceh (1986) mengatakan kerajaan di wilayah itu memiliki 300 tambang emas. Kabarnya setiap tambang mendapatkan 24 karat emas yang tidak ada habisnya.

Agustin de Beaulie dari Eropa juga mengatakan lapisan tanah di Aceh bisa mengeluarkan emas, bahkan disebut kadang bergumpal.

Periode kolonialisme juga membuat fakta-fakta emas di Sumatra makin terungkap. Kolonialis Belanda melakukan eksplorasi dan eksploitasi besar-besaran, karena emas berpotensi menjadi sumber pendapatan, selain rempah-rempah.

Penduduk lokal juga menjadikan emas sebagai sumber cuan. Seringkali mereka mengolahnya untuk diperjualbelikan, yang kemudian memunculkan pengusaha kaya raya berkat bisnis dan kepemilikan emas.

Pengusaha-pengusaha itu juga memberikan sumbangan dalam pembangunan Indonesia saat era kemerdekaan.

(npb/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Mati Listrik Sumatra Buat Internet Terganggu, 8.737 BTS Sempat Lumpuh


Most Popular
Features