Peneliti Temukan Pulau Misterius di Zona Bahaya Bumi, Cek Faktanya
Jakarta, CNBC Indonesia - Penelitian menemukan sebuah pulau baru yang sebelumnya tidak pernah tercatat di kawasan Laut Weddell barat laut, Antartika.
Menariknya, lokasi tersebut selama ini hanya muncul sebagai "zona bahaya" di peta navigasi laut tanpa penjelasan perinci mengenai bentuk daratannya.
Penemuan itu diumumkan Alfred Wegener Institute (AWI), lembaga riset kutub asal Jerman, setelah tim ekspedisi beranggotakan 93 orang melakukan penelitian di Antartika sejak Februari 2026 menggunakan kapal pemecah es Polarstern.
Pulau tersebut ditemukan secara tidak sengaja ketika tim harus menghentikan riset akibat cuaca ekstrem dan mencari perlindungan di sekitar Pulau Joinville.
Saat itu, tim awalnya mengira objek di kejauhan hanyalah gunung es. Setelah diamati lebih dekat, mereka sadar kemungkinan itu batuan.
"Kami lalu mengubah arah kapal dan mendekat. Semakin dekat, semakin jelas bahwa ada sebuah pulau di depan kami," kata peneliti AWI, Simon Dreutter, demikian dikutip dari Vice, Jumat (29/5/202).
AWI menyebut pulau tersebut memiliki panjang sekitar 130 meter, lebar 50 meter, dan menjulang sekitar 16 meter di atas permukaan laut.
Hingga kini para ilmuwan masih menelusuri alasan wilayah itu sejak lama diberi label "zona bahaya." Dugaan awal mengarah pada banyaknya gundukan bawah laut yang belum terpetakan, sehingga kedalaman laut di kawasan tersebut dapat berubah mendadak dan berisiko bagi pelayaran.
Temuan terbaru ini juga memperlihatkan masih besarnya wilayah kosong di peta Antartika.
Menurut AWI, baru sekitar seperempat wilayah perairan Antartika yang berhasil dipetakan secara detail.
Saat ini AWI telah memulai proses penamaan resmi untuk pulau tersebut. Setelah rampung, koordinatnya akan diumumkan dan dimasukkan ke dalam peta navigasi internasional.
(fab/fab) Add
source on Google