China Panen Tomat di Luar Angkasa, Buka-bukaan Cara Tanamnya
Jakarta, CNBC Indonesia - Para astronaut China melakukan hal tak biasa di stasiun antariksa Tiangong. Awak Shenzhou-21 berhasil menanam tomat ceri jauh di atas Bumi.
Laporan China Central Television (CCTV) mengungkapkan tomat ceri itu ditanam dengan menggunakan alat budi daya aeroponik. Alat ini dikembangkan oleh tim peneliti dari Pusat Penelitian dan Pelatihan Astronaut China.
Dengan aeroponik, air akan diuapkan menjadi kabut halus. Astronaut Zhang Hongzhang menjelaskan metode ini bisa meningkatkan efisiensi penggunaan air secara signifikan, dikutip dari Global Times, Rabu (13/5/2026).
Video saat Zhang mengajak berkeliling ke tempat yang disebutnya pojok penyembuhan di Tiangong dalam laporan China Media Group (CMG). Termasuk memperlihatkan tanaman tomat yang tumbuh dengan subur.
Selain tomat ceri, para astronaut juga menanam gandum, wortel dan tanaman obat-makanan menggunakan budi daya aeroponik.
Para kru stasiun antariksa melakukan eksperimen lain, mulai dari eksperimen ilmu fisika mikrogravitasi, membersihkan sisa sampel dari ruang eksperimen tanpa wadah, mengganti sampel eksperimen, hingga membersihkan lensa penutup jendela pandang mekanisme aksial.
Mereka juga melakukan inspeksi dan pemeliharaan alat. Selain itu melakukan pelatihan darurat medis agar membiasakan diri dengan prosedur penyelamatan dan penerapan gaya pada mikrogravitasi.
Sebagai informasi, Shenzhou-21 meluncur pada 31 Oktober 2025 dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan. Xinhua melaporkan awak misi itu telah menyelesaikan aktivitas ekstravehikuler pertama pada 9 Desember 2025 lalu.
(dem/dem) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]