James Bond Baru Bocor, Sumbernya Disebut dari Indonesia

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
15 April 2026 13:45
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi mengumumkan peluncuran Indonesia Game Rating System (IGRS) di Bali, Sabtu (11/10/2025). (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti Dewi)
Foto: Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi mengumumkan peluncuran Indonesia Game Rating System (IGRS) di Bali, Sabtu (11/10/2025). (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti Dewi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah game yang belum dirilis muncul di internet setelah data Indonesia Game Rating System (IGRS) diduga bocor. Salah satunya adalah game James Bond terbaru, 007: First Light.

First Light sendiri tadinya direncanakan akan meluncur pada Maret, kemudian ditunda hingga Mei mendatang. Bulan depan, game bisa diakses melalui PC, Xbox Series X/s, dan PS5.

Laporan VGC juga menyebutkan game lain yang bocor termasuk Echoes of Aincrad dari Bandai Namco. Ribuan email pengembang juga terdampak kejadian ini, dikutip dari Polygon, Rabu (15/4/2026).

Sebagai informasi, IGRS menghasilkan peringkat usia untuk pemain game. Sistem ini diperuntukkan bagi game yang dikembangkan atau diterbitkan di Indonesia, serta judul game dari luar negeri.

Perusahaan game akan mengirimkan konten termasuk cuplikan yang relevan untuk memastikan peringkat benar. Kebocoran yang terjadi juga cuplikan sejumlah termasuk plot penting dan kemungkinan bagian akhirnya.

Masalah ini mengecewakan bagi pengembang. Termasuk juga tidak menyenangkan dari industri game, mengingat banyaknya kebocoran yang terjadi sebelumnya.

Hingga sekarang belum ada tanggapan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terkait masalah ini. Termasuk tidak diketahui seberapa besar skala dugaan kebocoran tersebut.

Sebelumnya IGRS sempat jadi pembicaraan karena rating yang dicantumkan di Steam. Karena rating yang dicantumkan dalam sejumlah game tidak sesuai.

Steam telah buka suara mengenai hal ini dan menyebut adanya bug teknis dan miskomunikasi membuat rating yang muncul tidak akurat. Pihak platform juga telah menghapus rating IGRS dan menggantinya dengan sistem penilaian lain.

"Masih ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum kami siap sepenuhnya menghasilkan dan menampilkan rating usia yang disetujui IGRS kepada pelanggan di Indonesia," jelas Steam.

"Kami mohon maaf atas kebingungan yang mungkin disebabkan oleh kesalahan ini".

Pihak Kementerian Komdigi juga mengatakan adanya kejanggalan pada rating dalam Steam tersebut. Pihak kementerian memastikan akan melakukan investigas secara internal dan eksternal untuk mencari akar permasalahan.

(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video Game Terbaik 2025 Diumumkan, Juaranya Game Tak Terkenal


Most Popular
Features