Smartphone Sudah Usang, Pencipta Xioami Sudah Ada Penggantinya

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
16 March 2026 08:25
Pendiri dan CEO Xiaomi, Lei Jun menghadiri upacara peluncuran telepon unggulan baru Xiaomi Mi 9 di Beijing, Cina 20 Februari 2019. (REUTERS / Jason Lee)
Foto: Pendiri dan CEO Xiaomi, Lei Jun menghadiri upacara peluncuran telepon unggulan baru Xiaomi Mi 9 di Beijing, Cina 20 Februari 2019. (REUTERS / Jason Lee)

Jakarta, CNBC Indonesia - Smartphone mendapat tantangan luar biasa dari AI. Teknologi itu disebut-sebut dapat menggantikan HP berbasis Android dan iOS yang beredar sekarang.

Pendiri Xiaomi Lei Jun juga berpikir hal yang sama. Dia menyebutkan akan ada sistem operasi AI atau AIOS di masa depan.

AIOS ini disebutnya bakal mengubah cara kerja ponsel pintar secara fundamental. Selain juga cara pengguna berinteraksi dengan perangkat, dikutip dari Gizchina, Senin (16/3/2026).

Sistem operasi itu akan mewakili pergeseran paradigma di luar peningkatan fitur. OS tersebut akan belajar dan bertindak secara otonom, bukan lagi hanya merespons perintah pengguna.

Ucapannya ini menolak paradigma yang diutarakan banyak analis dan komentator beberapa waktu terakhir. Mereka mengatakan inovasi smartphone sudah matang dan membosankan.

Lei Jun tidak setuju. Dia berpikir masih ada ruang untuk kemajuan, tetapi di sisi lain membutuhkan komitmen R&D yang tulis.

Bukan hanya itu, dia juga menekankan pentingnya menghubungkan AIOS dengan kontrol kualitas.

Sejauh ini AIOS memang masih menjadi tantangan tersendiri. Belum ada yang memecahkannya selama bertahun-tahun terakhir.

Perangkat keras untuk menjalankan AI dalam perangkat dengan skala besar belum sepenuhnya tersedia. Kerangka kerja software juga masih dalam tahap pematangan.

(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bukan HP China, Inilah Raja Terbaru Smartphone Dunia


Most Popular
Features