Taktik Google Ambil Kesempatan Saat Trump Marah Besar
Jakarta, CNBC Indonesia - Google mencoba memperdalam hubungannya dengan Departemen Pertahanan/Perang AS (DoW), saat Anthropic dilarang keras di pemerintahan. Raksasa mesin pencarian itu dilaporkan memperluas peran model AI Gemini dalam birokrasi militer.
Google mengungkapkan akan memperkenalkan fitur untuk personel sipil dan militer membangun agen AI khusus untuk pekerjaan yang tidak terklasifikasi di portal AI, GenAI.mil.
Dengan agen tersebut, Google menjelaskan dapat membantu pekerjaan seperti catatan rapat, membuat poin tindakan dan memecah proyek besar. Pada awalnya para agen akan berjalan di jaringan yang tidak terklasifikasi.
Sebuah laporan mengungkapkan perluasan penggunaan agen ini tengah dalam pembicaraan pada lingkungan yang terklasifikasi dan sangat rahasia, dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (11/3/2026).
Kepala teknologi Departemen Pertahanan AS, Emil Michael meyakini Google bisa menjadi mitra yang hebat dalam semua jaringan.
Sebelumnya, Anthropic merupakan satu-satunya penyedia AI yang beroperasi dalam cloud rahasia Pentagon. Kemudian Departemen Pertahanan menambahkan perusahaan lain dalam jaringan terbatas yakni OpenAI dan xAI, serta memperluas kerja sama dengan Google.
Anthropic menolak mengizinkan Departemen Pertahanan AS menggunakan teknologinya untuk senjata otonom dan pengawasan domestik. Hal ini membuat Presiden AS Donald Trump marah besar. Trump bahkan menyebut Anthropic adalah perusahaan sayap kiri 'woke' yang membahayakan nyawa warga AS. Tak lama kemudian, pemerintah menetapkan Anthropic sebagai risiko rantai pasokan, yang biasanya hanya diperuntukan bagi musuh asing.
Tak tinggal diam, perusahaan menggugat pemerintah Trump karena penetapan itu. Perusahaan mengatakan tindakan itu belum pernah terjadi sebelumnya dan melanggar hukum, termasuk mengklaim tindakan itu merugikan Anthropic secara permanen.
Michael kepada Bloomberg mengatakan perselisihan dengan Anthropic tetap berlanjut. Dia juga menegaskan penyelesaian masalah keduanya tidak akan diselesaikan lewat pengadilan.
(fab/fab) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]