Sumber Air Lebih Luas dari Semua Samudra Ditemukan di Inti Bumi
Jakarta, CNBC Indonesia - Asal-usul air di Bumi kembali menjadi sorotan setelah riset terbaru mengungkap kemungkinan bahwa sebagian besar air planet ini terbentuk dari dalam Bumi sendiri.
Selama ini, sebagian ilmuwan meyakini air Bumi berasal dari komet yang menghantam planet muda miliaran tahun lalu.
Namun, studi yang terbit pada 10 Februari di jurnal Nature Communications menunjukkan inti Bumi mungkin menyimpan cadangan hidrogen dalam jumlah sangat besar, unsur utama pembentuk air.
Penelitian tersebut memperkirakan inti Bumi mengandung hidrogen antara 9 hingga 45 kali lebih banyak dibandingkan seluruh samudra. Hidrogen ini diduga keluar dari inti menuju lapisan lain dan bereaksi dengan oksigen di mantel untuk membentuk air.
Salah satu penulis studi, Motohiko Murakami dari ETH Zurich, menjelaskan bahwa mekanisme ini memungkinkan air terbentuk dari material yang sudah ada sejak awal pembentukan planet.
Untuk menguji hipotesis tersebut, tim peneliti yang juga melibatkan Dongyang Huang dari Peking University melakukan eksperimen laboratorium yang meniru kondisi ekstrem di bagian dalam Bumi.
Mereka menekan sampel hingga 111 gigapascal dan memanaskannya sampai sekitar 8.720 derajat Fahrenheit. Hasil analisis menunjukkan hidrogen dan silikon membentuk struktur dengan rasio satu banding satu di dalam besi.
Berdasarkan estimasi kandungan silikon di inti, para peneliti menghitung bahwa hidrogen menyumbang sekitar 0,07% hingga 0,36% dari berat inti, menjadikannya sebagai cadangan terbesar unsur ringan tersebut di Bumi.
Meski demikian, sejumlah ilmuwan menilai angka tersebut bisa saja masih lebih rendah dari jumlah sebenarnya. Kei Hirose dari University of Tokyo menyatakan hidrogen mungkin lolos saat tekanan menurun dan tidak terhitung dalam studi ini.
Sementara itu, Hilke Schlichting dari University of California, Los Angeles menilai temuan ini berdampak besar terhadap pemahaman ilmiah tentang asal-usul air.
"Benar-benar mengubah cara kita memikirkan dari mana air kita berasal," ujarnya.
(dem/dem) Add
source on Google