Startup Orang Terkaya Dunia Ditinggal Para Pendiri, Begini Nasibnya

Redaksi,  CNBC Indonesia
11 February 2026 11:55
Elon Musk. (Patrick Pleul/Pool via REUTERS/File Photo)
Foto: Elon Musk. (Patrick Pleul/Pool via REUTERS/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Startup AI milik Elon Musk, xAI, sedang mengalami guncangan kepemimpinan. Dua co-founder, Tony Wu dan Jimmy Ba, kompak mengundurkan diri setelah sekitar tiga tahun bersama-sama membangun startup AI untuk melawan dominasi OpenAI.

Kepergian para pendiri ini merupakan gelombang baru dalam aksi eksodus dari xAI yang membuat perusahaan tersebut kini hanya memiliki setengah dari 12 pendirinya.

Financial Times melaporkan pengunduran diri Ba terjadi setelah adanya ketegangan di dalam tim teknis xAI. Startup tersebut menghadapi tekanan untuk meningkatkan kinerja model AI-nya, seiring dengan upaya Musk dalam mengejar ketertinggalan dari para pesaing seperti OpenAI dan Anthropic.

Ba tidak segera merespons permintaan komentar dari Financial Times.

Ba dan Wu sama-sama mengumumkan pengunduran diri melalui unggahan di akun X personal mereka. Namun, tak dijabarkan secara perinci alasan mereka memutuskan mundur dari xAI. Keduanya sama-sama mengucapkan terima kasih kepada Musk, dikutip dari Reuters, Rabu (11/2/2026).

Perubahan besar-besaran pada xAI ini terjadi beberapa saat setelah SpaceX, perusahaan roket dan satelit milik Musk, mengatakan akan mencaplok xAI untuk menciptakan perusahaan gabungan bernilai US1,25 triliun atau Rp20.980 triliun.

Musk juga mengumbar rencana SpaceX-xAI untuk melantai di bursa melalui penawaran saham publik perdana (IPO) pada tahun ini. Pendanaan yang nantinya dikumpulkan diharapkan bisa membantu pendanaan untuk ambisi Musk membangun data center di luar angkasa.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Rahasia Dapur Elon Musk Dibocorkan Mantan Karyawan


Most Popular
Features