Ecommerce Raksasa Siap Tebar Rp 7,2 Triliun Buat Tahun Baru Imlek

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
03 February 2026 21:20
The logo of Alibaba Group is seen during Alibaba Group's 11.11 Singles' Day global shopping festival at the company's headquarters in Hangzhou, Zhejiang province, China, November 10, 2019. REUTERS/Aly Song
Foto: Singles day (REUTERS/Aly Song)

Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa teknologi China, Alibaba, mengumumkan akan mengucurkan dana 3 miliar yuan atau sekitar Rp7,2 triliun untuk menarik pengguna ke aplikasi AI miliknya, Qwen, selama libur Tahun Baru Imlek.

Dalam pernyataan resmi pada Senin (2/2), Alibaba mengatakan program tersebut akan mulai berjalan pada 6 Februari 2026. Insentif yang ditawarkan mencakup sektor kuliner, minuman, hiburan, hingga aktivitas rekreasi, dengan pembagian "amplop merah" digital dalam jumlah besar secara berkelanjutan.

Nilai belanja Alibaba ini tiga kali lipat lebih besar dibanding dana promosi yang sebelumnya diumumkan para pesaingnya. Tencent menyatakan akan menggelontorkan 1 miliar yuan, sementara Baidu menyiapkan 500 juta yuan untuk kampanye serupa bagi chatbot AI mereka.

Mengutip Reuters, periode libur Tahun Baru Imlek memang menjadi ajang pemasaran bagi perusahaan teknologi China. Pada momen ini, ratusan juta warga melakukan perjalanan mudik dan menghabiskan waktu bersama keluarga, menjadikannya waktu strategis untuk menggaet pengguna baru.

Salah satu contoh paling legendaris terjadi pada 2015, ketika Tencent memanfaatkan aplikasi WeChat untuk membagikan amplop merah digital. Strategi tersebut sukses mendongkrak adopsi WeChat Pay, sekaligus menantang dominasi Alipay di pasar pembayaran digital China saat itu.

Di China, libur nasional Tahun Baru Imlek tahun ini akan dimulai pada 15 Februari dan berlangsung selama sembilan hari, lebih panjang dibandingkan kebanyakan tahun sebelumnya.

Persaingan di sektor AI China sendiri kian sengit sejak peluncuran model R1 milik DeepSeek pada Januari tahun lalu, yang sempat mengguncang pasar AI global. Kehadiran model tersebut mendorong percepatan adopsi AI sekaligus meningkatkan rivalitas di antara pemain domestik.

Tencent, misalnya, memfokuskan kampanyenya pada chatbot Yuanbao, yang dimulai Minggu ini. Pengguna diwajibkan memperbarui aplikasi ke versi terbaru untuk bisa mengklaim amplop merah digital yang dapat ditarik ke dompet WeChat. Selain itu, pengguna juga bisa membagikan tautan berhadiah uang tunai kepada orang lain.

Sementara itu, Alibaba belum memerinci apakah insentif yang dibagikan akan berupa uang tunai atau kupon diskon yang dapat digunakan di berbagai platformnya, termasuk situs e-commerce Taobao.

Tak hanya tiga raksasa tersebut, sejumlah perusahaan AI China lainnya juga merilis pembaruan menjelang libur panjang. DeepSeek bahkan dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran model AI generasi terbaru V4 pada pertengahan Februari, dengan keunggulan utama di kemampuan pemrograman.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ecommerce Ini Sarang Penipu, Polisi Turun Tangan Ancam Denda Miliaran


Most Popular
Features